:. Bambang Suhartono' Blog .:

Anda Pengunjung ke :

  • 245,949 hits

About Me

Bambang Suhartono

Bambang’s Chat Room

Visitor :

Flag Counter

RSS Detik.net

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

RSS Tempo Interaktif.com

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

Seminar : Menjadi Wirausaha Muda dengan Industri Kreatif IT dan Technopreneurship #1

Pada hari minggu, 6 Desember 2015 bertempat di Gedung  Islamic Center – Citra Raya , Tangerang.  Saya diminta oleh senat Mahasiswa STMIK Insan Pembangunan untuk mengisi acara dengan tema “Menjadi  Wirausaha Muda dengan Industri kreatif IT dan Technopreneurship”.  Acara yang dimulai sekitar pukul 14.00, yang dihadiri oleh sekitar 200 Mahasiswa/I yang berasal dari STIE-STMIK Insan Pembangunan. Saya mencoba membawakan materi bagaimana generasi muda khususnya adalah Mahasiswa/I untuk bisa menjadi wirausaha dengan cara menciptakan pekerjaan sendiri dengan menggunakan konsep ide & kreatifitas yang dimiliki tanpa harus tergantung untuk menjadi pekerja (bekerja dengan orang lain) atau sering disebut sebagai “menjadi Karyawan”.

12342657_425857557612862_5481794213609692047_n

Saya mencoba memulai membawakan materi Bagaimana setelah lulus dari Perguruan Tinggi ?. Anda akan menghadapi 3 pilihan, antara lain :

  1. Menikah
  2. Kuliah (melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi lagi)
  3. Bekerja (secara Mandiri = wirausaha dan bekerja dengan orang lain = karyawan).

Untuk ketiga perbedaan ini saya sudah jelaskan pada tulisan saya sebelumnya pada saat saya memberikan seminar pada tanggal 6 Mei 2015 pada SMK Al Muslim Bekasi. Pada artikel ini, saya akan mencoba menggali lebih dalam aspek-aspek apa yang kira-kira bisa menjadi peluang usaha terutama bagi para generasi muda, khususnya para generasi muda yang hobi akan dunia IT baik dari kalangan Mahasiswa/I Informatika  yang masih aktif  maupun yang sudah lulus.

Kalau kita berbicara mengenai Bekerja (poin no 3), Anda harus mempunyai kompetensi  yang mumpuni, agar bisa diterima oleh orang lain sesuai dengan profesi yang Anda geluti.  Dalam kompetensi sendiri terdiri atas 3 aspek penting yang membentuknya, antara lain :

  1. Skill
  2. Knowledge
  3. Attitude

skill - knowledge - attitudeSaya coba jelaskan satu  per satu mengenai 3 komponen pembentuk kompetensi tersebut :

  1. Skill : Jika kita berbicara mengenai skill, Kita akan banyak berbicara mengenai “Kemampuan “ seseorang. Kemampuan yang dimiliki oleh seseorang bisa diperoleh dari kemampuan seseorang untuk bisa melakukan sesuatu, kemampuan ini bisa diperoleh secara formal (sekolah/ perkuliahan) maupun non formal (melakukan eksperimen sendiri maupun melalui kelompok/ komunitas untuk membahas mengenai  kemampuan tersebut.
  2. Knowledge : jika kita berbicara mengenai knowledge, Kita akan berbicara mengenai “Pengetahuan” seseorang.  Pengetahuan yang dimiliki oleh seseorang sama dengan skill, bisa diperoleh dengan cara formal (sekolah/ perkuliahan) maupun non formal (belaar melalui internet, komunitas )
  3. Attitude : Jika Kita berbicara mengenai attitude, Kita akan berbicaa mengenai “Mau/ Tidak” untuk melakukan sesuatu dari orang tersebut. Kemauan tumbuh dari rasa kesadaran untuk mau melakukan/ membantu terhadap sesama.

Ilmu Pengetahuan dan Teknologi saat ini seperti  2 sisi yang saling menyatu bersinergi untuk menjadikan hidup ini lebih mudah, lebih efisien terhadap apa yang kita lakukan.  Dengan ilmu pengetahuan dan Teknologi, terutama teknologi informasi  kita semua lebih cepat mendapatkan informasi,  beda dengan era sebelumnya dimana  sebelum teknologi informasi berkembang pesat susah mendapatkan informasi, tetapi dengan ilmu pengetahuan dan teknologi informasi yang didapkatkan bisa diperoleh saat itu juga (real time).

(more…)

Advertisements

BPRE (Business Process Re-Engineering) = menyederhanakan proses bisnis

           BPR Business Need pandu cipta solusi  Dalam kegiatan operasional perusahaan, sering kali kita menemukan terjadinya hal-hal yang dirasa tidak efisien dalam beberapa proses sehingga berdampak proses yang dirasa tidak efektif dan yang paling ekstrem adalah menyebabkan biaya yang cukup tinggi dalam operasional perusahaan. Biaya operasional yang tinggi (overhead) akan berdampak kepada meningkatnya harga penjualan suatu barang maupun jasa. Dengan meningkatnya harga penjualan tersebut mengakibatkan persaingan pada dunia industry semakin tidak kompetitif, apalagi dijaman sekarang ini dimana pelanggan lebih berfokus kepada harga, karena memang faktor ekonomi global yang semakin menurun. Jika perusahaan tidak bisa bersaing dalam harga serta tidak melakukan inovasi baru, akan mungkin terjadi perusahaan tersebut akan ditinggalkan oleh pelanggannya, karena pelanggan yang lama akan beralih kepada produk lainnya (produk pengganti) yang sama fungsinya.

             Perlu diingat bahwa setiap perusahaan harus bisa survive dalam menghadapi setiap tantangan . Saat ini dimana ekonomi sedang menurun, harusnya  perusahaan melakukan improvement/ perbaikan disetiap proses yang ada, dimana seluruh bagian harus berkontribusi untuk melihat kembali proses-proses mana yang dirasa kurang efektif dan banyak terjadi pemborosan (waktu, biaya). Dengan perananan inisitaif dari puncak pimpinan (top management) dan dilakukan baik seluruh pihak (midlle management, maupun operasional). Banyak metode yang digunakan untuk melakukan perbaikan secara berkesinambungan dengan metode six sigma, kaizen (SS, QCC, QCP).  BPRE (Business Process Re-engineering) atau sering dikenal dengan Rekayasa ulang Proses Bisnis adalah suatu model pendekatan dengan cara melihat proses-proses yang ada apakah ada proses yang tidak efektif & efisien  sehingga bisa menimbulkan terjadinya pemborosan (waktu & biaya) dan memperbaiki proses-proses tersebut (menyederhanakan) (memisahkan proses lama kepada proses baru) sehingga bisa berdampak kepada proses yang dirasa efektif & efisien, biasanya indicator efektif dan efisien adalah dengan mengukur/ membandingkan baik secara waktu sebelum perubahan proses dengan sesudah proses, dimana seharusnya proses yang terjadi bisa lebih cepat, begitu pula jika diukur/ dibandingkan dengan biaya, seharusnya BPRE yang baik bisa menimbulkan pemangkasan biaya (cost reduction) (biaya nya lebih murah).        (more…)

Protected: Cek list Tugas Pribadi MK Keamanan Komputer 2015

This content is password protected. To view it please enter your password below:

Bagaimana melakukan Teknik Presentasi didepan Publik

Bagaimana Melakukan Teknik PresentasiPada tulisan kali ini saya akan coba berbagi mengenai “Bagaimana melakukan Teknik Presentasi”. Saya sering melihat banyak sekali baik Karyawan maupun mahasiswa dalam melakukan presentasi masih menggunakan prinsip “membaca” dimana slide yang dibuat dibaca ulang lagi oleh presenter (pembawa presentasi), yang berakibat pendengar menjadi jenuh dan tidak heran berakibat ada peserta yang tidur, bosan sehingga tujuan (goal) dari presentasi yang akan kita buat yaitu menyampaikan pesan sehingga peserta (audience) memahami apa yang kita ingin sampaikan menjadi tidak terwujud.

Berikut saya mencoba berbagi, bagaimana melakukan teknik presentasi yang baik sehingga presentasi yang kita bawakan bisa didengarkan dan dipahami oleh para peserta (audience).

Metode yang saya gunakan dalam penyampaian kali ini adalah menggunakan konsep PDCA (Plan – Do – Check – Action). Adapun yang perlu diperhatikan sebelum kita melakukan presentasi adalah tentukan sasaran dari presentasi , antara lain :

  • Buatlah Waktu presentasi yang efektif, yaitu antara 10 ~ 15 menit
  • Lakukan Penyampaian komunikatif yang efektif
  • Presentasi harus dapat dipahami dengan baik
  • Dan buatlah agar suasana presentasi berkesan berkesan

Untuk lebih jelasnya, rekan-rekan bisa membaca tahapan teknik presentasi yang sudah saya rangkum kedalam slide presentasi

Silahkan klik link berikut ini untuk melakukan dowload materi presentasi

Semoga bermanfaat

 

Protected: Daftar Nilai Ujian MK Keamanan Komputer 2015

This content is password protected. To view it please enter your password below:

Seminar “Peluang ICT untuk menjadi Technopreneurship serta Profesional IT di usia muda”

Pada hari Minggu, tanggal 10 Mei 2015, bertempat di Gedung Pemda Bekasi – Swatantra Wibawa Mukti. Saya diminta untuk mengisi acara seminar Nasional yang diselenggarakan oleh pihak STT Pelita Bangsa Bekasi. Acara dengan Tema “Potensi Teknik Informatika di Sektor Industri dan Bisnis”. Acara yang berlangsung mulai dari pukul 9.00 – 15.30 diisi kurang lebih ada 6 pembicara.

seminar oleh bambang suhartono (more…)

Pembekalan SMK “Peluang Lulusan SMK menyongsong dunia Industri”

Pada hari selasa, tanggal 6 Mei 2015 saya diminta untuk memberikan sharing session pada  SMK Al Muslim Bekasi, disana saya memberikan pembekalan kepada calon lulusan SMK yang akan menyelesaikan program belajarnya disana. Judul yang saya bawakan adalah “Peluang Lulusan SMK menyongsong Dunia Industri”. Peserta yang dihadiri sekitar 90 orang an yang terdiri dari para siswa siswi SMK Al Muslim, juga dihadiri oleh para pengelola Yayasan Al Muslim serta pihak pengelola AMIK Al Muslim (sebagai Host dalam acara ini).

seminar 2015 @smk al muslimAcara yang mulai berlangsung dari pukul 9.30 – 12.30 WIB. Materi yang saya bawakan membicarakan mengenai bagaimana lulusan SMK menghadapi  dunia industri, dengan beberapa tantangan-tangangan yang harus dihadapi, mulai dari persaingan dari para SMK lainnya, persaingan kerja dengan dunia perguruan tinggi serta persaingan yang akan berlangsung pada awal tahun depan (tahun 2016) yaitu MEA (Masyarakat Ekonomi Asean).

Dalam materi tersebut, saya mencoba menyampaikan, bahwa Apa yang perlu dilakukan setelah Lulus SMK , yaitu ada 3 pilihan :

  1. Menikah
  2. Bekerja
  3. Kuliah

Semua nya itu adalah pilihan Anda , karena memang hidup adalah penuh dengan pilihan. Akan tetapi pilihan tersebut haruslah bercermin kepada cita-cita yang akan kita capai.

(more…)

Bagaimana mengelola Organisasi IT agar tumbuh dan berkembang bersama bisnis Perusahaan

'We've considered every potential risk except the risks of avoiding all risks.'Menarik jika mendengar suatu Perusahaan yang sudah besar, tetapi dengan organisasi IT yang secara jumlah man powernya pun cukup besar akan tetapi konsep pengelolaan organisasi IT nya belum merujuk kepada kaida-kaidah pengelolaan yang benar. Yang Saya maksud kaidah dalam hal ini adalah pengelolaan berdasarkan pendekatan “Best Practise” serta standard yang sudah ada dan banyak diterapkan pada organisasi IT lainnya dan efektif dalam membantu perusahaan untuk meningkat strategi secara menyeluruh . Diskusi ini terjadi ketika Saya mendapatkan beberapa pertanyaan dan dari beberapa teman-teman pada suatu perusahaan baik dari latar belakang non IT maupun dari latar belakang IT sendiri , seperti :

  1. Bagaimana mengelola organisasi IT yang benar dan Metode apa yang harus digunakan, agar organisasi IT bisa sejalan dengan kegiatan bisnis Perusahaan ?
  2. Bagaimana agar organisasi IT Saya tidak hanya sebagai supporting, akan tetapi sebagai mitra/ partner dalam membangun bisnsis ?
  3. Bagaimana jika pengelolaan IT dalam suatu group perusahaan yang baik, karena selama ini masing-masing perusahaan/ divisi pada perusahaan tersebut mempunyai organisasi IT sendiri-sendiri ?

Berdasarkan pengalaman Saya dalam membangun organisasi IT maupun berdasarkan diskusi maupun benchmarking ke beberapa perusahaan yang Saya melihatnya cukup besar dan pengelolaan IT nya sudah baik, beberapa pertanyaan tersebut akan Saya coba jelaskan satu persatu.

#1. Bagaimana mengelola organisasi IT yang benar dan Metode apa yang harus digunakan, agar organisasi IT bisa sejalan dengan kegiatan bisnis Perusahaan ?

Dalam mengelola Organisasi IT yang benar, yang perlu diperhatikan adalah bahwa pertama harus ada jiwa kepemimpinan dalam memimpin organisasi tersebut. Karena seperti yang kita ketahui bahwa dalam mengelola IT, tidak hanya kita bicara mengelola mesin yang berhubungan dengan IT akan tetapi juga kita bicara bagaimana mengelola orang. Karena orang yang terlibat dalam organsiasi IT sendiri merupakan team yang perlu juga perhatian khusus. Perhatian ini tidak hanya berbicara mengenai gaji, karir, akan tetapi kemampuan/ skill mereka yang perlu ditambah dalam bentuk perencanaan training/ pelatihan yang perlu diambil oleh masing-masing karyawan. Beberapa perhatian yang harus diperhatikan tadi sebagai dasar untuk menjaga/ retain agar karyawan kita tetap menjadi bagian dari team yang utuh dan solid terutama dalam membangun organisasi IT. Selain dari faktor pendekatan internal, pendekatan secara eksternal terutama yang berkaitan dengan kepemimpinan adalah mampu untuk bersosialisasi dengan bagian/ Department lainnya. Karena Bagian/ Department yang ada pada satu perusahaan, juga sebagai ujung tombak keberhasilan dari organisasi IT tersebut, karena tanpa dukungan dari bagian/ department yang ada, segala implementasi IT yang dilakukan di Perusahaan tidak akan berjalan lancar,s sesuai harapan organisasi. Selain dari internal perusahaan, dari sisi eksternal perusahaan pun juga perlu adanya perhatian khusus, terutama dalam menjalin kerjasama/ partnership dengan para vendor/ supplier. Karena jangan sampai karena tidak ada kerjasama yang berjalan baik, kita tidak bisa didukung oleh pihak luar (vendor/ supplier). Berdasarkan beberapa pengelaman, banyak sekali team IT pada saat terjepit (sebagai contoh, perangkat server/ router mati, sedangkan di IT sendiri tidak ada backup dan esok sudah harus digunakan oleh seluruh karyawan/ customer), maka mau tidak mau, kemampuan leadership ini yang harus diuji, terutama dalam bagaimana melakukan pendekatan/ melobi pihak vendor/ supplier untuk bisa membantu meminjamkan sementara perangkat yang ada (sebagai pengganti sementara) dari perangkat yang rusak, sehingga layanan IT tetap bisa berjalan (tanpa ada gangguan).

(more…)

Li-Fi Teknologi komunikasi data dengan menggunakan Cahaya lampu LED

LEDJika melihat Perkembangan teknologi komunikasi data, dari sebelumnya teknologoi hardwire (media komunikasi data yang menggunakan kabel), seperti : Coaxial cable, Twisted pair (UTP/ STP) bahkan sampai dengan FIbre Optic.  Dan juga perkembangan teknologi softwire (media komunikasi data yang menggunakan perangkat non kabel), seperti : infrared, wifi, microwave. Perkembangan softwire begitu banyak berkembang pesat,  ini dilandasai dengan beberapa faktor terutama masalah kerumitan dalam hal installasi terutama harus menggunakan fisik (tempat yg sudah ada), seperti kabel yang harus ditanam dibawah tanah, kabel yang harus melewati tembok, bahkan tiang-tiang yang tinggi, sehingga bisa berdampak selain estetika (keindahan) tetapi juga faktor biaya. Oleh karena itu banyak para pengembang/ engineer, untuk mengembangkan teknologi komunikasi data softwire. Teknologi transfer data nirkabel (softwire)  yang paling banyak digunakan adalah Wi-Fi. Hampir semua perangkat elektronik seperti PC, Notebook, smartphone, tablet, smartwatch dan lainnya sudah menyematkan Wi-Fi untuk konektivitas atau kanal internetnya. Tapi sebentar lagi akan hadir teknologi Li-Fi  (Light Fidelity) dimana fungsinya sama seperti Wi-Fi namun menggunakan media cahaya LED. Dikutip dari BBC, beberapa peneliti di Cina berhasil mengembangkan transfer data via Li-Fi hingga kecepatan 150Mbps.

Harald Haas, seorang profesor di Edinburgh University, memprakarsai teknologi Li-Fi ketika ia sukses mendemonstrasikan sebuah prototipe alat yang dapat mentransfer informasi menggunakan radiasi LED tiga tahun lalu. Ia bahkan membuat perusahaan untuk menjual solusi berbasis Li-Fi. Li-Fi memiliki keunikan karena menciptakan sebuah kode biner digital dengan pancaran sinar, sedangkan Wi-Fi mengirimkan data menggunakan gelombang radio.

(more…)

WEB Service dan manfaatnya pada Perusahaan

web serviceBermula dari analisa kebutuhan dari para perusahaan yang saya coba tangani dalam pengerjaan IT Master Plan (IT Blue Print). Beberapa solusi (Target) terutama aspek Aristektur Sistem Informasi & Arsiktetur Teknologi, khsusunya bicara mengenai pendekatan TOGAF 9.1. Solusi yang digunakan untuk  WEB SERVICE, dimana fungsi webservice ini adalah salah satunya adalah menyiasati pertukaran data dari beberapa platform. Hampir semua perusahaan saat ini tidak bisa menyelesaikan 1 masalah perusahaan cukup dengan 1 solusi aplikasi (misalkan ERP :SAP, Oracle, Microsoft Dynamic, dll), akan tetapi masih membutuhkan aplikasi-aplikasi lain untuk mengelola data bisnis perusahaan. Saat ini Web Service dalam pengembangannya sudah berkembang mulai dari Web 1.0, Web 2.0, Web 3.0, untuk detail pembahasannya rekan-rekan bisa melihat tulisan mengenai perbedaan masing-masing Web

SEBAGAI CONTOH : pada 1 Perusahaan menggunakan ERP (Enterprise Resources Planing ) dengan brand anggap “A”  untuk seluruh bisnis, akan tetapi  ada 1 Department/ bagian yang tidak bisa tercover dengan aplikasi ERP tersebut (disebabkan karena keterbatasan modul yang tidak tersedia), tetapi perusahaan tersebut memutuskan untuk menggunakan aplikasi tambahan yang dikerjakan secara customize (baik internal team maupun oleh konsultan/ outsource). Pada saat pelaksanaanya  data tersebut dibutuhkan untuk bisa diakses (pertukaran data), atau dengan kata lain dihubungkan antara aplikasi customize dengan aplikasi ERP perusahaan. Salah satu solusinya adalah dengan menggunakan aplikasi Web Services.

Untuk pembahasan lebih lanjut, berikut saya coba jelaskan mengenai apa itu Web Service,  kegunaannya untuk apa.

Web service menurut W3.org mendefinisikan web service sebagai “sebuah software aplikasi yang dapat teridentifikasi oleh URI dan memiliki interface yang didefiniskan, dideskripsikan, dan dimengerti oleh XML dan juga mendukung interaksi langsung dengan software aplikasi yang lain dengan menggunakan message berbasis XML melalui protokol internet”.

Web service adalah sebuah sofware aplikasi yang tidak terpengaruh oleh platform, ia akan menyediakan method-method yang dapat diakses oleh network. Ia juga akan menggunakan XML untuk pertukaran data, khususnya pada dua entities bisnis yang berbeda.

(more…)

Hallo Guys…

Marquee Text - http://www.marqueetextlive.com

My Partnership :

This slideshow requires JavaScript.

MY TWITTER :)

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

TMC POLDA METRO JAYA

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

RSS Unknown Feed

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.
October 2017
M T W T F S S
« Apr    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031