:. Bambang Suhartono' Blog .:

Home » Kategori Pilihan » A Cup of Cofee - Berbagi Cerita » Seorang Jenderal tidak harus menyelesaikan perangnya

Seorang Jenderal tidak harus menyelesaikan perangnya

bambang suhartono, bambang, jenderal, jendral, jenderal perangTulisan ini saya buat setelah saya berdiskusi dengan seseorang teman, dimana  saya melihat bahwa judul ini bisa menjadi inspirasi bagi saya ataupun mungkin rekan-rekan semua, terutama bagi rekan-rekan yang ingin berkarir ataupu n berkarya ditempat lain.

Terkadang dalam dinamika kerja sering terjadi pasang surut ataupun kalau saya mengambil dalam istilah penerbangan ” turbulensi”, yaitu suatu pesawat pada saat kita naiki terjadi guncangan, dimana terkadang membuat kita menjadi kaget. Itupun sama dalam dunia kerja.  Turbulensi yang terjadi tersebut kita sikapi dengan banyak cara, salah satunya adalah   DUIT = Doa Usaha Ikhlas Tawakal, dan yang terpenting menurut saya adalah bagaimana kita mencoba menyikapinya sebaik mungkin.

Nah, bagaimana hubungan tulisan diatas dengan judulnya ? koq seperti ngak nyambung yah, he.he.he. Menurut saya ada korelasi antara  Turbulensi yang terjadi, lalu  DUIT yang kita lakukan.

Pada saat kita sedang dibutuhkan untuk menyelesaikan suatu pekerjaan yang menjadi tugas tanggung jawab kita, tetapi ternyata ditengah jalan ada panggilan bahwa kita tidak perlu menyelesaikan pekerjaan tersebut,  artinya kita coba mengambil dari sisi positifnya bahwa, Allah SWT berkendak lain, ada maksud lain dari Allah SWT kepada kita , bahwa ada tugas/ pekerjaan yang menanti uluran tangan kita. Dari sana kemungkinan jalan terbaik yang bisa dicapai, sehingga dengan sikap positif kita coba ambil jalan lain tersebut, dengan tetap berusaha dan berdoa (DUIT) dengan harapan agar jalan yang kita pilih di Ridhoi oleh Allah SWT,  saya meyakini bahwa “Jodoh – Maut – Rejeki” ada ditangan Allah SWT.

Saya mencoba menyimpulkan bahwa mengalami suatu permasalahan yang terjadi (turbulensi), lakukan yang terbaik bagi anda dalam pekerjaan tersebut, dan tidak lupa perananan kita dalam memohon kepada Allah SWT, agar diberikan jalan yang terbaik serta kemudahan dalam menjalankan tantangan tersebut. Dan saya juga sangat meyakini dengan pernyataan , Perkataan adalah DOA, artinya doa tidak harus kita ucapkan pada saat beribadah (setelah sholat), tetapi goretan tulisan yang kita buat bisa kita jadikan sebagai Doa, karena kembali bahwa Allah SWT maha Adil & maha Tahu.

Semoga tulisan ini bisa berguna bagi saya, terutama mengenang akan hal-hal yang pernah saya lakukan dan mengambil hikmahnya , dan bagi rekan-rekan semoga bisa bermanfaat.

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: