Anda Pengunjung ke :

  • 126,106 hits

About Me

Bambang Suhartono

Bambang’s Chat Room

Like this Blog :

Visitor :

Flag Counter

RSS Detik.net

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

Protected: Nilai UTS – list pengumpulan tugas : MK Keamanan Komputer – MK PIK

This content is password protected. To view it please enter your password below:

Cara Melakukan Meeting/ belajar online secara gratis

Dalam pembahasan kali ini, saya akan menjelaskan bagaimana cara melakukan meeting/ belajar secara online (e-learning) secara gratis (free). Banyak sekali produk/ website yang menyediakan fasilitas meeting / belajar secara online, artinya kita tidak perlu harus bertemu secara langsung (fisik), misalkan www.anymeetng.com, www.virtualmeeting.com, tapi itu semua adalah produk yang berbayar. Kali ini saya akan membahas mengenai penggunanaan fasilitas meeting/ belajar secara online secara gratis. Pembahasan ini sebenarnya menyambung dengan tulisan saya sebelumnya dengan judul “Drop Box untuk kolaborasi penelitian-skripsi”.  Produk yang saya gunakan merupakan produk Teamviewer versi 11, dimana pada versi 11 ini. Teamviewer umumnya digunakan untuk aplikasi remote (server/ client) , akan tetapi pada versi ini sudah ada fasilitas untuk Meeting.

Berikut saya coba bahas mengenai cara penggunaanya :

1.   Sebagai Administrator (Pemberi Materi)

a.  Download pada website Teamviewer,

b.  Lakukan installasi

c. Jika sudah melakukan installasi Teamviewer, maka Anda diminta untuk login (masukan username (email)  & password
team 1

(more…)

Seminar : Menjadi Wirausaha Muda dengan Industri Kreatif IT dan Technopreneurship #1

Pada hari minggu, 6 Desember 2015 bertempat di Gedung  Islamic Center – Citra Raya , Tangerang.  Saya diminta oleh senat Mahasiswa STMIK Insan Pembangunan untuk mengisi acara dengan tema “Menjadi  Wirausaha Muda dengan Industri kreatif IT dan Technopreneurship”.  Acara yang dimulai sekitar pukul 14.00, yang dihadiri oleh sekitar 200 Mahasiswa/I yang berasal dari STIE-STMIK Insan Pembangunan. Saya mencoba membawakan materi bagaimana generasi muda khususnya adalah Mahasiswa/I untuk bisa menjadi wirausaha dengan cara menciptakan pekerjaan sendiri dengan menggunakan konsep ide & kreatifitas yang dimiliki tanpa harus tergantung untuk menjadi pekerja (bekerja dengan orang lain) atau sering disebut sebagai “menjadi Karyawan”.

12342657_425857557612862_5481794213609692047_n

Saya mencoba memulai membawakan materi Bagaimana setelah lulus dari Perguruan Tinggi ?. Anda akan menghadapi 3 pilihan, antara lain :

  1. Menikah
  2. Kuliah (melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi lagi)
  3. Bekerja (secara Mandiri = wirausaha dan bekerja dengan orang lain = karyawan).

Untuk ketiga perbedaan ini saya sudah jelaskan pada tulisan saya sebelumnya pada saat saya memberikan seminar pada tanggal 6 Mei 2015 pada SMK Al Muslim Bekasi. Pada artikel ini, saya akan mencoba menggali lebih dalam aspek-aspek apa yang kira-kira bisa menjadi peluang usaha terutama bagi para generasi muda, khususnya para generasi muda yang hobi akan dunia IT baik dari kalangan Mahasiswa/I Informatika  yang masih aktif  maupun yang sudah lulus.

Kalau kita berbicara mengenai Bekerja (poin no 3), Anda harus mempunyai kompetensi  yang mumpuni, agar bisa diterima oleh orang lain sesuai dengan profesi yang Anda geluti.  Dalam kompetensi sendiri terdiri atas 3 aspek penting yang membentuknya, antara lain :

  1. Skill
  2. Knowledge
  3. Attitude

skill - knowledge - attitudeSaya coba jelaskan satu  per satu mengenai 3 komponen pembentuk kompetensi tersebut :

  1. Skill : Jika kita berbicara mengenai skill, Kita akan banyak berbicara mengenai “Kemampuan “ seseorang. Kemampuan yang dimiliki oleh seseorang bisa diperoleh dari kemampuan seseorang untuk bisa melakukan sesuatu, kemampuan ini bisa diperoleh secara formal (sekolah/ perkuliahan) maupun non formal (melakukan eksperimen sendiri maupun melalui kelompok/ komunitas untuk membahas mengenai  kemampuan tersebut.
  2. Knowledge : jika kita berbicara mengenai knowledge, Kita akan berbicara mengenai “Pengetahuan” seseorang.  Pengetahuan yang dimiliki oleh seseorang sama dengan skill, bisa diperoleh dengan cara formal (sekolah/ perkuliahan) maupun non formal (belaar melalui internet, komunitas )
  3. Attitude : Jika Kita berbicara mengenai attitude, Kita akan berbicaa mengenai “Mau/ Tidak” untuk melakukan sesuatu dari orang tersebut. Kemauan tumbuh dari rasa kesadaran untuk mau melakukan/ membantu terhadap sesama.

Ilmu Pengetahuan dan Teknologi saat ini seperti  2 sisi yang saling menyatu bersinergi untuk menjadikan hidup ini lebih mudah, lebih efisien terhadap apa yang kita lakukan.  Dengan ilmu pengetahuan dan Teknologi, terutama teknologi informasi  kita semua lebih cepat mendapatkan informasi,  beda dengan era sebelumnya dimana  sebelum teknologi informasi berkembang pesat susah mendapatkan informasi, tetapi dengan ilmu pengetahuan dan teknologi informasi yang didapkatkan bisa diperoleh saat itu juga (real time).

(more…)

BPRE (Business Process Re-Engineering) = menyederhanakan proses bisnis

           BPR Business Need pandu cipta solusi  Dalam kegiatan operasional perusahaan, sering kali kita menemukan terjadinya hal-hal yang dirasa tidak efisien dalam beberapa proses sehingga berdampak proses yang dirasa tidak efektif dan yang paling ekstrem adalah menyebabkan biaya yang cukup tinggi dalam operasional perusahaan. Biaya operasional yang tinggi (overhead) akan berdampak kepada meningkatnya harga penjualan suatu barang maupun jasa. Dengan meningkatnya harga penjualan tersebut mengakibatkan persaingan pada dunia industry semakin tidak kompetitif, apalagi dijaman sekarang ini dimana pelanggan lebih berfokus kepada harga, karena memang faktor ekonomi global yang semakin menurun. Jika perusahaan tidak bisa bersaing dalam harga serta tidak melakukan inovasi baru, akan mungkin terjadi perusahaan tersebut akan ditinggalkan oleh pelanggannya, karena pelanggan yang lama akan beralih kepada produk lainnya (produk pengganti) yang sama fungsinya.

             Perlu diingat bahwa setiap perusahaan harus bisa survive dalam menghadapi setiap tantangan . Saat ini dimana ekonomi sedang menurun, harusnya  perusahaan melakukan improvement/ perbaikan disetiap proses yang ada, dimana seluruh bagian harus berkontribusi untuk melihat kembali proses-proses mana yang dirasa kurang efektif dan banyak terjadi pemborosan (waktu, biaya). Dengan perananan inisitaif dari puncak pimpinan (top management) dan dilakukan baik seluruh pihak (midlle management, maupun operasional). Banyak metode yang digunakan untuk melakukan perbaikan secara berkesinambungan dengan metode six sigma, kaizen (SS, QCC, QCP).  BPRE (Business Process Re-engineering) atau sering dikenal dengan Rekayasa ulang Proses Bisnis adalah suatu model pendekatan dengan cara melihat proses-proses yang ada apakah ada proses yang tidak efektif & efisien  sehingga bisa menimbulkan terjadinya pemborosan (waktu & biaya) dan memperbaiki proses-proses tersebut (menyederhanakan) (memisahkan proses lama kepada proses baru) sehingga bisa berdampak kepada proses yang dirasa efektif & efisien, biasanya indicator efektif dan efisien adalah dengan mengukur/ membandingkan baik secara waktu sebelum perubahan proses dengan sesudah proses, dimana seharusnya proses yang terjadi bisa lebih cepat, begitu pula jika diukur/ dibandingkan dengan biaya, seharusnya BPRE yang baik bisa menimbulkan pemangkasan biaya (cost reduction) (biaya nya lebih murah).        (more…)

Protected: Cek list Tugas Pribadi MK Keamanan Komputer 2015

This content is password protected. To view it please enter your password below:

Bagaimana melakukan Teknik Presentasi didepan Publik

Bagaimana Melakukan Teknik PresentasiPada tulisan kali ini saya akan coba berbagi mengenai “Bagaimana melakukan Teknik Presentasi”. Saya sering melihat banyak sekali baik Karyawan maupun mahasiswa dalam melakukan presentasi masih menggunakan prinsip “membaca” dimana slide yang dibuat dibaca ulang lagi oleh presenter (pembawa presentasi), yang berakibat pendengar menjadi jenuh dan tidak heran berakibat ada peserta yang tidur, bosan sehingga tujuan (goal) dari presentasi yang akan kita buat yaitu menyampaikan pesan sehingga peserta (audience) memahami apa yang kita ingin sampaikan menjadi tidak terwujud.

Berikut saya mencoba berbagi, bagaimana melakukan teknik presentasi yang baik sehingga presentasi yang kita bawakan bisa didengarkan dan dipahami oleh para peserta (audience).

Metode yang saya gunakan dalam penyampaian kali ini adalah menggunakan konsep PDCA (Plan – Do – Check – Action). Adapun yang perlu diperhatikan sebelum kita melakukan presentasi adalah tentukan sasaran dari presentasi , antara lain :

  • Buatlah Waktu presentasi yang efektif, yaitu antara 10 ~ 15 menit
  • Lakukan Penyampaian komunikatif yang efektif
  • Presentasi harus dapat dipahami dengan baik
  • Dan buatlah agar suasana presentasi berkesan berkesan

Untuk lebih jelasnya, rekan-rekan bisa membaca tahapan teknik presentasi yang sudah saya rangkum kedalam slide presentasi

Silahkan klik link berikut ini untuk melakukan dowload materi presentasi

Semoga bermanfaat

 

Protected: Daftar Nilai Ujian MK Keamanan Komputer 2015

This content is password protected. To view it please enter your password below:

Seminar “Peluang ICT untuk menjadi Technopreneurship serta Profesional IT di usia muda”

Pada hari Minggu, tanggal 10 Mei 2015, bertempat di Gedung Pemda Bekasi – Swatantra Wibawa Mukti. Saya diminta untuk mengisi acara seminar Nasional yang diselenggarakan oleh pihak STT Pelita Bangsa Bekasi. Acara dengan Tema “Potensi Teknik Informatika di Sektor Industri dan Bisnis”. Acara yang berlangsung mulai dari pukul 9.00 – 15.30 diisi kurang lebih ada 6 pembicara.

seminar oleh bambang suhartono (more…)

Pembekalan SMK “Peluang Lulusan SMK menyongsong dunia Industri”

Pada hari selasa, tanggal 6 Mei 2015 saya diminta untuk memberikan sharing session pada  SMK Al Muslim Bekasi, disana saya memberikan pembekalan kepada calon lulusan SMK yang akan menyelesaikan program belajarnya disana. Judul yang saya bawakan adalah “Peluang Lulusan SMK menyongsong Dunia Industri”. Peserta yang dihadiri sekitar 90 orang an yang terdiri dari para siswa siswi SMK Al Muslim, juga dihadiri oleh para pengelola Yayasan Al Muslim serta pihak pengelola AMIK Al Muslim (sebagai Host dalam acara ini).

seminar 2015 @smk al muslimAcara yang mulai berlangsung dari pukul 9.30 – 12.30 WIB. Materi yang saya bawakan membicarakan mengenai bagaimana lulusan SMK menghadapi  dunia industri, dengan beberapa tantangan-tangangan yang harus dihadapi, mulai dari persaingan dari para SMK lainnya, persaingan kerja dengan dunia perguruan tinggi serta persaingan yang akan berlangsung pada awal tahun depan (tahun 2016) yaitu MEA (Masyarakat Ekonomi Asean).

Dalam materi tersebut, saya mencoba menyampaikan, bahwa Apa yang perlu dilakukan setelah Lulus SMK , yaitu ada 3 pilihan :

  1. Menikah
  2. Bekerja
  3. Kuliah

Semua nya itu adalah pilihan Anda , karena memang hidup adalah penuh dengan pilihan. Akan tetapi pilihan tersebut haruslah bercermin kepada cita-cita yang akan kita capai.

(more…)

Bagaimana mengelola Organisasi IT agar tumbuh dan berkembang bersama bisnis Perusahaan

'We've considered every potential risk except the risks of avoiding all risks.'Menarik jika mendengar suatu Perusahaan yang sudah besar, tetapi dengan organisasi IT yang secara jumlah man powernya pun cukup besar akan tetapi konsep pengelolaan organisasi IT nya belum merujuk kepada kaida-kaidah pengelolaan yang benar. Yang Saya maksud kaidah dalam hal ini adalah pengelolaan berdasarkan pendekatan “Best Practise” serta standard yang sudah ada dan banyak diterapkan pada organisasi IT lainnya dan efektif dalam membantu perusahaan untuk meningkat strategi secara menyeluruh . Diskusi ini terjadi ketika Saya mendapatkan beberapa pertanyaan dan dari beberapa teman-teman pada suatu perusahaan baik dari latar belakang non IT maupun dari latar belakang IT sendiri , seperti :

  1. Bagaimana mengelola organisasi IT yang benar dan Metode apa yang harus digunakan, agar organisasi IT bisa sejalan dengan kegiatan bisnis Perusahaan ?
  2. Bagaimana agar organisasi IT Saya tidak hanya sebagai supporting, akan tetapi sebagai mitra/ partner dalam membangun bisnsis ?
  3. Bagaimana jika pengelolaan IT dalam suatu group perusahaan yang baik, karena selama ini masing-masing perusahaan/ divisi pada perusahaan tersebut mempunyai organisasi IT sendiri-sendiri ?

Berdasarkan pengalaman Saya dalam membangun organisasi IT maupun berdasarkan diskusi maupun benchmarking ke beberapa perusahaan yang Saya melihatnya cukup besar dan pengelolaan IT nya sudah baik, beberapa pertanyaan tersebut akan Saya coba jelaskan satu persatu.

#1. Bagaimana mengelola organisasi IT yang benar dan Metode apa yang harus digunakan, agar organisasi IT bisa sejalan dengan kegiatan bisnis Perusahaan ?

Dalam mengelola Organisasi IT yang benar, yang perlu diperhatikan adalah bahwa pertama harus ada jiwa kepemimpinan dalam memimpin organisasi tersebut. Karena seperti yang kita ketahui bahwa dalam mengelola IT, tidak hanya kita bicara mengelola mesin yang berhubungan dengan IT akan tetapi juga kita bicara bagaimana mengelola orang. Karena orang yang terlibat dalam organsiasi IT sendiri merupakan team yang perlu juga perhatian khusus. Perhatian ini tidak hanya berbicara mengenai gaji, karir, akan tetapi kemampuan/ skill mereka yang perlu ditambah dalam bentuk perencanaan training/ pelatihan yang perlu diambil oleh masing-masing karyawan. Beberapa perhatian yang harus diperhatikan tadi sebagai dasar untuk menjaga/ retain agar karyawan kita tetap menjadi bagian dari team yang utuh dan solid terutama dalam membangun organisasi IT. Selain dari faktor pendekatan internal, pendekatan secara eksternal terutama yang berkaitan dengan kepemimpinan adalah mampu untuk bersosialisasi dengan bagian/ Department lainnya. Karena Bagian/ Department yang ada pada satu perusahaan, juga sebagai ujung tombak keberhasilan dari organisasi IT tersebut, karena tanpa dukungan dari bagian/ department yang ada, segala implementasi IT yang dilakukan di Perusahaan tidak akan berjalan lancar,s sesuai harapan organisasi. Selain dari internal perusahaan, dari sisi eksternal perusahaan pun juga perlu adanya perhatian khusus, terutama dalam menjalin kerjasama/ partnership dengan para vendor/ supplier. Karena jangan sampai karena tidak ada kerjasama yang berjalan baik, kita tidak bisa didukung oleh pihak luar (vendor/ supplier). Berdasarkan beberapa pengelaman, banyak sekali team IT pada saat terjepit (sebagai contoh, perangkat server/ router mati, sedangkan di IT sendiri tidak ada backup dan esok sudah harus digunakan oleh seluruh karyawan/ customer), maka mau tidak mau, kemampuan leadership ini yang harus diuji, terutama dalam bagaimana melakukan pendekatan/ melobi pihak vendor/ supplier untuk bisa membantu meminjamkan sementara perangkat yang ada (sebagai pengganti sementara) dari perangkat yang rusak, sehingga layanan IT tetap bisa berjalan (tanpa ada gangguan).

(more…)

Hallo Guys…

Marquee Text - http://www.marqueetextlive.com

My Partnership :

This slideshow requires JavaScript.

MY TWITTER :)

TMC POLDA METRO JAYA

RSS Unknown Feed

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.
February 2016
M T W T F S S
« Jan    
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
29  
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 139 other followers