Anda Pengunjung ke :

  • 85,448 hits

About Me

Bambang Suhartono

Bambang’s Chat Room

Visitor :

Flag Counter

RSS Detik.net

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

Bagaimana mengelola Organisasi IT agar tumbuh dan berkembang bersama bisnis Perusahaan

'We've considered every potential risk except the risks of avoiding all risks.'Menarik jika mendengar suatu Perusahaan yang sudah besar, tetapi dengan organisasi IT yang secara jumlah man powernya pun cukup besar akan tetapi konsep pengelolaan organisasi IT nya belum merujuk kepada kaida-kaidah pengelolaan yang benar. Yang Saya maksud kaidah dalam hal ini adalah pengelolaan berdasarkan pendekatan “Best Practise” serta standard yang sudah ada dan banyak diterapkan pada organisasi IT lainnya dan efektif dalam membantu perusahaan untuk meningkat strategi secara menyeluruh . Diskusi ini terjadi ketika Saya mendapatkan beberapa pertanyaan dan dari beberapa teman-teman pada suatu perusahaan baik dari latar belakang non IT maupun dari latar belakang IT sendiri , seperti :

  1. Bagaimana mengelola organisasi IT yang benar dan Metode apa yang harus digunakan, agar organisasi IT bisa sejalan dengan kegiatan bisnis Perusahaan ?
  2. Bagaimana agar organisasi IT Saya tidak hanya sebagai supporting, akan tetapi sebagai mitra/ partner dalam membangun bisnsis ?
  3. Bagaimana jika pengelolaan IT dalam suatu group perusahaan yang baik, karena selama ini masing-masing perusahaan/ divisi pada perusahaan tersebut mempunyai organisasi IT sendiri-sendiri ?

Berdasarkan pengalaman Saya dalam membangun organisasi IT maupun berdasarkan diskusi maupun benchmarking ke beberapa perusahaan yang Saya melihatnya cukup besar dan pengelolaan IT nya sudah baik, beberapa pertanyaan tersebut akan Saya coba jelaskan satu persatu.

#1. Bagaimana mengelola organisasi IT yang benar dan Metode apa yang harus digunakan, agar organisasi IT bisa sejalan dengan kegiatan bisnis Perusahaan ?

Dalam mengelola Organisasi IT yang benar, yang perlu diperhatikan adalah bahwa pertama harus ada jiwa kepemimpinan dalam memimpin organisasi tersebut. Karena seperti yang kita ketahui bahwa dalam mengelola IT, tidak hanya kita bicara mengelola mesin yang berhubungan dengan IT akan tetapi juga kita bicara bagaimana mengelola orang. Karena orang yang terlibat dalam organsiasi IT sendiri merupakan team yang perlu juga perhatian khusus. Perhatian ini tidak hanya berbicara mengenai gaji, karir, akan tetapi kemampuan/ skill mereka yang perlu ditambah dalam bentuk perencanaan training/ pelatihan yang perlu diambil oleh masing-masing karyawan. Beberapa perhatian yang harus diperhatikan tadi sebagai dasar untuk menjaga/ retain agar karyawan kita tetap menjadi bagian dari team yang utuh dan solid terutama dalam membangun organisasi IT. Selain dari faktor pendekatan internal, pendekatan secara eksternal terutama yang berkaitan dengan kepemimpinan adalah mampu untuk bersosialisasi dengan bagian/ Department lainnya. Karena Bagian/ Department yang ada pada satu perusahaan, juga sebagai ujung tombak keberhasilan dari organisasi IT tersebut, karena tanpa dukungan dari bagian/ department yang ada, segala implementasi IT yang dilakukan di Perusahaan tidak akan berjalan lancar,s sesuai harapan organisasi. Selain dari internal perusahaan, dari sisi eksternal perusahaan pun juga perlu adanya perhatian khusus, terutama dalam menjalin kerjasama/ partnership dengan para vendor/ supplier. Karena jangan sampai karena tidak ada kerjasama yang berjalan baik, kita tidak bisa didukung oleh pihak luar (vendor/ supplier). Berdasarkan beberapa pengelaman, banyak sekali team IT pada saat terjepit (sebagai contoh, perangkat server/ router mati, sedangkan di IT sendiri tidak ada backup dan esok sudah harus digunakan oleh seluruh karyawan/ customer), maka mau tidak mau, kemampuan leadership ini yang harus diuji, terutama dalam bagaimana melakukan pendekatan/ melobi pihak vendor/ supplier untuk bisa membantu meminjamkan sementara perangkat yang ada (sebagai pengganti sementara) dari perangkat yang rusak, sehingga layanan IT tetap bisa berjalan (tanpa ada gangguan).

(more…)

Li-Fi Teknologi komunikasi data dengan menggunakan Cahaya lampu LED

LEDJika melihat Perkembangan teknologi komunikasi data, dari sebelumnya teknologoi hardwire (media komunikasi data yang menggunakan kabel), seperti : Coaxial cable, Twisted pair (UTP/ STP) bahkan sampai dengan FIbre Optic.  Dan juga perkembangan teknologi softwire (media komunikasi data yang menggunakan perangkat non kabel), seperti : infrared, wifi, microwave. Perkembangan softwire begitu banyak berkembang pesat,  ini dilandasai dengan beberapa faktor terutama masalah kerumitan dalam hal installasi terutama harus menggunakan fisik (tempat yg sudah ada), seperti kabel yang harus ditanam dibawah tanah, kabel yang harus melewati tembok, bahkan tiang-tiang yang tinggi, sehingga bisa berdampak selain estetika (keindahan) tetapi juga faktor biaya. Oleh karena itu banyak para pengembang/ engineer, untuk mengembangkan teknologi komunikasi data softwire. Teknologi transfer data nirkabel (softwire)  yang paling banyak digunakan adalah Wi-Fi. Hampir semua perangkat elektronik seperti PC, Notebook, smartphone, tablet, smartwatch dan lainnya sudah menyematkan Wi-Fi untuk konektivitas atau kanal internetnya. Tapi sebentar lagi akan hadir teknologi Li-Fi  (Light Fidelity) dimana fungsinya sama seperti Wi-Fi namun menggunakan media cahaya LED. Dikutip dari BBC, beberapa peneliti di Cina berhasil mengembangkan transfer data via Li-Fi hingga kecepatan 150Mbps.

Harald Haas, seorang profesor di Edinburgh University, memprakarsai teknologi Li-Fi ketika ia sukses mendemonstrasikan sebuah prototipe alat yang dapat mentransfer informasi menggunakan radiasi LED tiga tahun lalu. Ia bahkan membuat perusahaan untuk menjual solusi berbasis Li-Fi. Li-Fi memiliki keunikan karena menciptakan sebuah kode biner digital dengan pancaran sinar, sedangkan Wi-Fi mengirimkan data menggunakan gelombang radio.

(more…)

WEB Service dan manfaatnya pada Perusahaan

web serviceBermula dari analisa kebutuhan dari para perusahaan yang saya coba tangani dalam pengerjaan IT Master Plan (IT Blue Print). Beberapa solusi (Target) terutama aspek Aristektur Sistem Informasi & Arsiktetur Teknologi, khsusunya bicara mengenai pendekatan TOGAF 9.1. Solusi yang digunakan untuk  WEB SERVICE, dimana fungsi webservice ini adalah salah satunya adalah menyiasati pertukaran data dari beberapa platform. Hampir semua perusahaan saat ini tidak bisa menyelesaikan 1 masalah perusahaan cukup dengan 1 solusi aplikasi (misalkan ERP :SAP, Oracle, Microsoft Dynamic, dll), akan tetapi masih membutuhkan aplikasi-aplikasi lain untuk mengelola data bisnis perusahaan. Saat ini Web Service dalam pengembangannya sudah berkembang mulai dari Web 1.0, Web 2.0, Web 3.0, untuk detail pembahasannya rekan-rekan bisa melihat tulisan mengenai perbedaan masing-masing Web

SEBAGAI CONTOH : pada 1 Perusahaan menggunakan ERP (Enterprise Resources Planing ) dengan brand anggap “A”  untuk seluruh bisnis, akan tetapi  ada 1 Department/ bagian yang tidak bisa tercover dengan aplikasi ERP tersebut (disebabkan karena keterbatasan modul yang tidak tersedia), tetapi perusahaan tersebut memutuskan untuk menggunakan aplikasi tambahan yang dikerjakan secara customize (baik internal team maupun oleh konsultan/ outsource). Pada saat pelaksanaanya  data tersebut dibutuhkan untuk bisa diakses (pertukaran data), atau dengan kata lain dihubungkan antara aplikasi customize dengan aplikasi ERP perusahaan. Salah satu solusinya adalah dengan menggunakan aplikasi Web Services.

Untuk pembahasan lebih lanjut, berikut saya coba jelaskan mengenai apa itu Web Service,  kegunaannya untuk apa.

Web service menurut W3.org mendefinisikan web service sebagai “sebuah software aplikasi yang dapat teridentifikasi oleh URI dan memiliki interface yang didefiniskan, dideskripsikan, dan dimengerti oleh XML dan juga mendukung interaksi langsung dengan software aplikasi yang lain dengan menggunakan message berbasis XML melalui protokol internet”.

Web service adalah sebuah sofware aplikasi yang tidak terpengaruh oleh platform, ia akan menyediakan method-method yang dapat diakses oleh network. Ia juga akan menggunakan XML untuk pertukaran data, khususnya pada dua entities bisnis yang berbeda.

(more…)

Bagaimana Apple dan Google Melakukan Meeting

meeting_13Pada artikel kali ini saya akan membahas mengenai Bagaimana Apple & Google melakukan meeting. Semoga dengan pembahasan ini bisa menginspirasi baik inovasi dalam  hal melakukan meeting, karena tujuan dari meeting adalah pada akhirnya Goal sebuah kesepakatan.

Menurut sebuah studi di Inggris, karyawan rata-rata menghabiskan sekitar 16 jam untuk melakukan meeting setiap minggu atau setara dengan lebih dari 800 jam setahun.

Eksperimen yang dilakukan oleh startup dan perusahaan Fortune 500 dalam satu dekade terakhir telah menghasilkan aturan baru untuk dipertimbangkan. Berikut beberapa aturan yang bersifat universal :

  1. Semua meeting harus memiliki tujuan atau agenda. Tanpa agenda, pertemuan dapat dengan mudah berubah menjadi pertemuan sosial tanpa tujuan daripada kegiatan kerja yang produktif.
  2. Peserta harus meninggalkan meeting dengan langkah selanjutnya atau Action Items. Perusahaan seperti Apple hingga Toastmasters adalah beberapa dari organisasi yang paling sukses di dunia yang menuntut peserta meninggalkan pertemuan dengan action items.
  3. Setiap meeting harus memiliki waktu akhir. Tanpa waktu selesai yang jelas, biasanya akan terjadi pembicaraan diluar topik, bertele-tele dan pembicaraan yang tidak berguna.

Tentu saja masih ada hal lainnya, perusahaan yang benar-benar produktif selalu mencari solusi yang sesuai dengan kultur yang diterapkan. Berikut diantaranya:

Apple

Selama era Steve Jobs, Apple terus bekerja untuk tetap setia pada akar startup walaupun sudah menjadi salah satu perusahaan terbesar di dunia.

  • Setiap komponen proyek atau tugas memiliki “DRI”. Menurut Adam Lashinsky dari Fortune, Apple melahirkan akuntabilitas pada setiap meeting dengan menunjuk Directly Responsible Individual yang namanya muncul di sebelah semua item agenda. Dengan setiap tugas memiliki penanggung jawab, jarang ada kebingungan tentang siapa yang harus menyelesaikan suatu tugas.
  • Bersiaplah untuk menantang dan ditantang. Ada puluhan cerita tentang kemampuan Steve Jobs bertanya kepada karyawannya secara agresif yang terkadang bisa membuat mereka menangis. Setiap orang harus bersedia untuk membela ide-ide dan karya mereka dari kritik yang jujur​​. Jika seseorang tidak memiliki ide untuk diperjuangkan, mereka tidak seharusnya mengikuti meeting.

Google

Pada salah satu edisi “Think With Google” VP of Business Operations Google Kristen Gil menggambarkan bagaimana perusahaan melewati tahun 2011 untuk kembali ke nilai-nilai aslinya sebagai sebuah startup, termasuk mempertimbangkan kembali bagaimana  melakukan meeting. Berikut beberapa diantaranya:

  • Semua pertemuan harus memiliki Decision Maker yang jelas. Gil menggunakan pendekatan ini untuk membantu tim Google+ menambahkan lebih dari 100 fitur baru dalam 90 hari setelah peluncuran.
  • Tidak lebih dari sepuluh orang di sebuah meeting. “Attending meetings isn’t a badge of honor” tulisnya.
  • Keputusan tidak boleh menunggu meeting. Jika tidak, kecepatan perusahaan akan diperlambat dengan jadwal meeting. Jika diperlukan, laksanakan meeting sesegera mungkin.

(more…)

Cara Menangkap Nyamuk Dalam Botol Secara Alami Tanpa Racun

Nyamuk cukup mengganggu dan sangat berbahaya sebagai penyebar berbagai penyakit mematikan. Cairan pembunuh serangga di pasaran kurang efisien dan bahkan membawa dampak sampingan yang serius.

Berikut ini cara MUDAH dan MURAH yang bisa dicoba.Cocok untuk segala kondisi pemukiman, sekolah, rumah sakit, dll. Sangat KREATIF bila dikenalkan pada para siswa sekolah untuk dicoba di sekolah dan di rumah masing-masing.

Yang dibutuhkan :
– 200 ml air
– 50 gram gula merah
– 1 gram ragi (beli di toko makanan kesehatan, warung, atau pasar)
– botol plastik 1,5 liter

Langkah-langkah pembuatan

1. Potong botol plastik di tengah. Simpan bagian atas/mulut botol.

2. Campur gula merah dengan air panas. Biarkan hingga dingin dan kemudian tuangkan di separuh bagian potongan bawah botol.

(more…)

Konsep Superneting

Setelah 1 minggu yang lalu saya menjelaskan mengenai konsep Subneting, kali ini saya akan menjelaskan mengenai konsep Superneting. Konsep Supernetting  adalah proses menggabungkan dua atau lebih blok IP address menjadi satu kesatuan. Jika proses subnetting dapat membagi sebuah network menjadi beberapa subnet, maka supernetting merupakan proses kebalikannya. Supernetting menggabungkan beberapa network yang berdekatan sehingga terbentukalah sebuah supernet. Pada umumnya diterapkan pada network yang cukup besar untuk memudahkan proses rounting. Supernetting disebut juga Classless Inter-Domain Rounting atau CIDR.

Konsep Superneting diciptakan dalam menanggapi kekurangan dari sistem “classful” untuk menangani internet protocol (IP) addresses didistribusikan ke dalam pools of pre-defined size yang dikenal sebagai blok. Supernetting ini memungkinkan organisasi untuk menyesuaikan ukuran jaringan mereka dan mengurangi kebutuhan peralatan routing jaringan dengan menjumlahkan rute yang terpisah.

Dengan supernets dan sistem pengalamatan classful, alamat IP dibagi menjadi minimal dua bagian: pengenal jaringan komputer yang menentukan suatu jaringan, dan pengenal host yang menentukan komputer atau perangkat lain pada jaringan. Panjang keseluruhan dari alamat IP terbatas, sehingga ukuran satu identifier membatasi ukuran yang lain. Sebelum konsep supernet, alamat IP dibagikan dalam bentuk balok, menurut sebuah “class” yang menentukan berapa banyak alamat didedikasikan untuk kedua jenis identifier.

Pada Address “Class A”, identifier jaringan cukup singkat, menyebabkan ruang untuk keperluan ini hanya 127 blok jaringan, sedangkan panjang relatif pengenal host memungkinkan masing-masing 127 jaringan memiliki lebih dari 16 juta host. Dua kelas umum lainnya adalah Class B, yang dapat mendukung hingga 65.534 host dan 16.384 jaringan, dan Class C, yang memungkinkan hanya 254 host, tetapi lebih dari dua juta jaringan.

(more…)

Konsep Subneting

Sebenarnya subnetting itu apa dan kenapa harus dilakukan? Pertanyaan ini bisa dijawab…. yaitu dengan…
analogi sebuah jalan. Jalan bernama Gatot Subroto terdiri dari beberapa rumah bernomor 01-08, dengan rumah nomor 08 adalah rumah Ketua RT yang memiliki tugas mengumumkan informasi apapun kepada seluruh rumah di wilayah Jl. Gatot Subroto.

Ketika rumah di wilayah itu makin banyak, tentu kemungkinan menimbulkan keruwetan dan kemacetan. Karena itulah kemudian diadakan pengaturan lagi, dibuat gang-gang, rumah yang masuk ke gang diberi nomor rumah baru, masing-masing gang ada Ketua RTnya sendiri-sendiri. Sehingga ini akan memecahkan kemacetan, efiesiensi dan optimalisasi transportasi, serta setiap gang memiliki previledge sendiri-sendiri dalam mengelola wilayahnya. Jadilah gambar wilayah baru seperti di bawah:

Konsep seperti inilah sebenarnya konsep subnetting itu. Disatu sisi ingin mempermudah pengelolaan, misalnya suatu kantor ingin membagi kerja menjadi 3 divisi dengan masing-masing divisi memiliki 15 komputer (host). Disisi lain juga untuk optimalisasi dan efisiensi kerja jaringan, karena jalur lalu lintas tidak terpusat di satu network besar, tapi terbagi ke beberapa ruas-ruas gang. Yang pertama analogi Jl Gatot Subroto dengan rumah disekitarnya dapat diterapkan untuk jaringan adalah seperti NETWORK ADDRESS (nama jalan) dan HOST ADDRESS (nomer rumah). Sedangkan Ketua RT diperankan oleh BROADCAST ADDRESS (192.168.1.255), yang bertugas mengirimkan message ke semua host yang ada di network tersebut.

Masih mengikuti analogi jalan diatas, kita terapkan ke subnetting jaringan adalah seperti gambar di bawah. Gang adalah SUBNET, masing-masing subnet memiliki HOST ADDRESS dan BROADCAST ADDRESS.

Terus apa itu SUBNET MASK? Subnetmask digunakan untuk membaca bagaimana kita membagi jalan dan gang, atau membagi network dan hostnya. Address mana saja yang berfungsi sebagai SUBNET, mana yang HOST dan mana yang BROADCAST. Semua itu bisa kita ketahui dari SUBNET MASKnya. Jl Gatot Subroto tanpa gang yang ditampilkan di awal bisa dipahami sebagai menggunakan SUBNET MASK DEFAULT, atau dengan kata lain bisa disebut juga bahwa Network tersebut tidak memiliki subnet (Jalan tanpa Gang). SUBNET MASK DEFAULT ini untuk masing-masing Class IP Address adalah sbb:

Class A :

Network id : 0xxx xxxx

Host Id ( 24 bit ) : xxxx xxxx xxxx xxxx xxxx xxxx

Class B :

Network Id : 10xx xxxx xxxx xxxx

Host Id ( 16 bit ) : xxxx xxxx xxxx xxxx

Class C :

Network Id : 110x xxxx xxxx xxxx xxxx xxxx

Host Id ( 8 bit ) : xxxx xxxx

Dengan demikian untuk menentukan class A, B, atau C, cukup dilihat dari angka 8 bit pertama.

Contoh :

10.123.7.15 Class A

190.24.43.20 Class B

202.159.23.10 Class C

Alamat Broadcast

Sebuah Address khusus didefinisikan dalam TCP/IP sebagai alamat BroadCast, yaitu alamat yang dapat dikirim kesemua jaringan sebagai upaya broadcasting.

Broadcasting IP diperlukan untuk :

• Memberikan informasi kepada jaringan, bahwa layanan tertentu exist.

• Mencari informasi dijaringan

Subnet Mask

Setiap jaringan TCP/IP memerlukan nilai subnet yang dikenal sebagai subnet mask atau address mask. Nilai subnet mask memisahkan network id dengan host id.

Dapat dilihat pada tabel dibawah ini :

Subnet mask diperlukan oleh TCP/IP untuk menentukan, apakah jaringan yang dimaksud adalah jaringan local atau non local. Untuk jaringan non local berarti harus mentransmisi paket data melalui sebuah router. Dengan demikian diperlukan address mask untuk menyaring ( filter ) IP address dan paket data yang keluar masuk jaringan tersebut.

TCP/IP

Sebelum TCP/IP digunakan, tentukan lebih dahulu IP-address dan subnet yang akan digunakan. Jika pada suatu jaringan disertakan dengan IP-address yang berbeda jaringan, maka komputer tersebut tidak dapat berkomunikasi dengan jaringan yang sudah ada. Untuk menghubungkan 2 jaringan yang berbeda inilah dibutuhkan alat bantu yang disebut dengan ROUTER. Router dapat berbentuk mesin Windows NT, UNIX, atau real router seperti CISCO. Router ini mempunyai 2 IP yang berbeda atau lebih, sesuai dengan jaringan yang dihubungkannya. Router pada konfigurasi TCP/IP disebut sebagai GATEWAY, yaitu pintu untuk mencapai jaringan diluar jaringan local.

Menyembunyikan Category, Author dan Date in pada WordPress

Kali ini saya akan mencoba membahas mengenai bagaimana menyembunyikan category, author dan date ini pada WordPress, dimana umumnya setelah kita melakukan posting, tulisan tersebut muncul, padahal kita tidak menginginkannya muncul.  Saya coba mempraktekan ini dengan menggunakan themes dari Twenty Eleven or Twenty Twelve WordPress.

Berikut beberapa triks tambahan untuk melaksanakan tersebut

 

hide category-date wordpress

 

Caranya sebagai berikut :

  1. Buka folder //public_html/wp-content/themes/twentyten
  2. Arahkan ke File style.css (lakukan backup/ copi file tersebut ke folder yang lain)
  3. Edit file tersebut
  4. Arahkan kursor pada baris terakhir file style.css, lalu Tambahkan perintah berikut
    .entry-meta {
    display: none;
    }
  5. Simpan file tersebut
  6. Seharusnya cateogyr, author dan date in sudah tidak muncul.

 

Selamat mencoba.

 

Alamat link Jurnal gratis

Bagi rekan-rekan yang ingin melakukan penelitian (tugas akhir/ skripsi/ thesis/ disertasi) referensi jurnal sangatlah penting, dikarenakan bahan-bahan tersebut bisa sebagai dasar kita untuk melakukan penelitian, baik sebagai tinjauan pustaka/ daftar pustaka.

Berikut beberapa link alamat yang saya coba rangkum (baik jurnal nasional maupun jurnal internasional) yang bisa diakses oleh rekan-rekan

0.  (Indonesian Scientific Journal Database – LIPI & Diknas)
1. Citeseer (ribuan paper jurnal bidang computer science)
2. Directory of Open Access Journal
3. PubMed Central (free digital archive of biomedical and life sciences)
4. Google Scholar (citation index, abstak dam fulltext)
5. Mirror Scientific Data di LIPI (mirror di LIPI untuk jurnal ilmiah internasional)
6. DBLP Bibliography
7. Libra Academic Search
8. JSTOR Scholarly Journal Archieve
9. Biomed Central (the Open Access Publisher)
10. Highwire Press Stanford University
11. UC Berkeley on iTunes U (Materi kuliah gratis dari UC Berkeley)
12. MIT Opencourseware (Materi kuliah gratis dari MIT)
13. Patent Searching (Pencarian Dokumen Paten)
14. Ilmukomputer.Com (mulai banyak paper ilmiah yang diupload)
15. sciencedirect.com
16. springerlink.com
17. jstor.com
18. blackwell-synergy.com
19. vetjournal.org.nz
20. comcen.com.au
21. jvetunud.com
22.elsevier.com

Semoga referensi link diatas bisa bermanfaat

Perbedaan Post dan Page

wordpress logoPada saat melakukan bloging, kita sering kali ditemukan dengan istilah Post dan Page, dan terkadang cukup membingungkan, terutama bagi para bloger pemula. Untuk itu , kali ini saya mencoba membahas mengenai kedua perbedaan tersebut , yaitu apa yang dimaksud dengan Post dan apa yang dimaksud dengan Page.

1. Pengertian Post

Post, atau sering disebut postingan oleh orang Indonesia, adalah suatu halaman artikel yang selalu update dan biasanya jumlahnya lebih banyak daripada page (khusus untuk website kategori blog, news, atau portal). Post secara default akan muncul di halaman pertama (home), dan tertata sesuai tanggal posting yaitu artikel terakhir (terbaru) muncul paling atas. Jadi intinya adalah, posting lebih sering bertambah seiring bertambahnya umur suatu blog (dengan catatan blog secara aktif diupdate terus). Selain itu posting sangat sensitif pada waktu publikasi, serta tersimpan pada halaman arsip (archives) WordPress. Posting yang lebih lama akan terkubur lebih jauh di halaman arsip, ditumpuk oleh posting-posting terbaru.

2. Pengertian Page

Lain halnya dengan page. Page pada WordPress tidak terpengaruh dengan tanggal publikasi karena page akan berupa link yang terdapat pada tombol-tombol navigasi website berbasis WordPress dan akan terus muncul sesuai kehendak sang empunya blog. Meskipun Anda juga bisa menambah page berapapun yang Anda mau, namun itu tidak mempengaruhi halaman arsip dan tidak akan terkubur dalam website Anda. Contoh penggunaan page adalah untuk membuat halaman About, Contact Us, Servis, dan sebagainya.

(more…)

Hallo Guys…

Marquee Text - http://www.marqueetextlive.com

My Partnership :

This slideshow requires JavaScript.

MY TWITTER :)

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

TMC POLDA METRO JAYA

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

RSS Unknown Feed

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.
April 2015
M T W T F S S
« Mar    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 122 other followers