:. Bambang Suhartono' Blog .:

Home » Kategori Pilihan » Manajemen » Bagaimana Apple dan Google Melakukan Meeting

Bagaimana Apple dan Google Melakukan Meeting

meeting_13Pada artikel kali ini saya akan membahas mengenai Bagaimana Apple & Google melakukan meeting. Semoga dengan pembahasan ini bisa menginspirasi baik inovasi dalam  hal melakukan meeting, karena tujuan dari meeting adalah pada akhirnya Goal sebuah kesepakatan.

Menurut sebuah studi di Inggris, karyawan rata-rata menghabiskan sekitar 16 jam untuk melakukan meeting setiap minggu atau setara dengan lebih dari 800 jam setahun.

Eksperimen yang dilakukan oleh startup dan perusahaan Fortune 500 dalam satu dekade terakhir telah menghasilkan aturan baru untuk dipertimbangkan. Berikut beberapa aturan yang bersifat universal :

  1. Semua meeting harus memiliki tujuan atau agenda. Tanpa agenda, pertemuan dapat dengan mudah berubah menjadi pertemuan sosial tanpa tujuan daripada kegiatan kerja yang produktif.
  2. Peserta harus meninggalkan meeting dengan langkah selanjutnya atau Action Items. Perusahaan seperti Apple hingga Toastmasters adalah beberapa dari organisasi yang paling sukses di dunia yang menuntut peserta meninggalkan pertemuan dengan action items.
  3. Setiap meeting harus memiliki waktu akhir. Tanpa waktu selesai yang jelas, biasanya akan terjadi pembicaraan diluar topik, bertele-tele dan pembicaraan yang tidak berguna.

Tentu saja masih ada hal lainnya, perusahaan yang benar-benar produktif selalu mencari solusi yang sesuai dengan kultur yang diterapkan. Berikut diantaranya:

Apple

Selama era Steve Jobs, Apple terus bekerja untuk tetap setia pada akar startup walaupun sudah menjadi salah satu perusahaan terbesar di dunia.

  • Setiap komponen proyek atau tugas memiliki “DRI”. Menurut Adam Lashinsky dari Fortune, Apple melahirkan akuntabilitas pada setiap meeting dengan menunjuk Directly Responsible Individual yang namanya muncul di sebelah semua item agenda. Dengan setiap tugas memiliki penanggung jawab, jarang ada kebingungan tentang siapa yang harus menyelesaikan suatu tugas.
  • Bersiaplah untuk menantang dan ditantang. Ada puluhan cerita tentang kemampuan Steve Jobs bertanya kepada karyawannya secara agresif yang terkadang bisa membuat mereka menangis. Setiap orang harus bersedia untuk membela ide-ide dan karya mereka dari kritik yang jujur​​. Jika seseorang tidak memiliki ide untuk diperjuangkan, mereka tidak seharusnya mengikuti meeting.

Google

Pada salah satu edisi “Think With Google” VP of Business Operations Google Kristen Gil menggambarkan bagaimana perusahaan melewati tahun 2011 untuk kembali ke nilai-nilai aslinya sebagai sebuah startup, termasuk mempertimbangkan kembali bagaimana  melakukan meeting. Berikut beberapa diantaranya:

  • Semua pertemuan harus memiliki Decision Maker yang jelas. Gil menggunakan pendekatan ini untuk membantu tim Google+ menambahkan lebih dari 100 fitur baru dalam 90 hari setelah peluncuran.
  • Tidak lebih dari sepuluh orang di sebuah meeting. “Attending meetings isn’t a badge of honor” tulisnya.
  • Keputusan tidak boleh menunggu meeting. Jika tidak, kecepatan perusahaan akan diperlambat dengan jadwal meeting. Jika diperlukan, laksanakan meeting sesegera mungkin.

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: