:. Bambang Suhartono' Blog .:

Home » Kategori Pilihan » SEO and Internet Marketing » Revolusi Perdagangan dengan Teknologi IT

Revolusi Perdagangan dengan Teknologi IT

bambang suhartonoPada tulisan saya kali ini saya tujukan kepada para pendengar Radio Heartline yang pada saat saya on air tidak bisa mendengarkan (karena sedang dijalan ataupun lainnya) ataupun yang sudah mendengarkan dan ingin mendapatkan topic ini secara lengkap , bisa membaca  artikel berikut ini. Pada hari rabu , tepatnya tanggal 9 Oktober 2013, jam 18.00 – 19.00 WIB, saya kembali mengisi acara talkshow pada Radio Heartline FM 100.6 Mhz, yang berada dilokasi Karawaci – Tangerang. Acara talkshow ini boleh dikatakan lanjutan dari talkshow yang pernah saya isi dengan Tema Perguruan Tinggi IT : perananan dan peluang kerja serta wirausaha”.  Pada kali ini saya membahas tema talkshow “Revolusi  perdangangan dengan teknologi IT”. Saat ini saya didampingi oleh penyiar Radio Heartline Pak Pindo serta Bapak Dedi dari Kampus  STMIK Insan Pembangunan cabang Heartline Karawaci. Talkshow yang saya melihat sangat hidup, dimana banyak juga para pendengar heartline yang memberikan respon/ tanggapan mengenai tema ini.  Untuk lebih lengkapnya, rekan-rekan bisa membaca tulisan dibawah ini.

bambang suhartonoTopik talkshow yang saya sampaikan adalah bahwa pengertian dari “Revolusi” yang saya maksud adalah bahwa melakukan perubahan secara mendasar terhadap suatu system. Revolusi perdagangan yang berlangsung saat ini tidak lepas dari peran serta Revolusi Industri di Inggris, dimana revolusi di Industri yang terjadi saat itu (sekitar tahun 1700 an), merubah dari masyarakat agraris ke masyarakat Industri, yaitu dengan memanfaatkan Teknologi industry, yang dulunya menggunakan orang sebagai tenaga kerja digantikan oleh mesin sebagai pelaksanaan pekerjaan (baik untuk tenaga pemroses ataupun tenaga penggerak), sehingga tenaga Manusia pada saat itu pada beberapa industry tidak digunakan lagi, sehingga terjadi peningkatan kualitas dan kuantitas produksi  barang, termasuk perubahan dalam cara kerja dan pemasarannya.

Sedangkan definisi perdagangan sendiri jika kita artikan secara umum adalah sebagai bertemunya antara penjual dan pembeli serta melakukan transaksi  (baik berupa : produk/ barang, jasa ataupun informasi). Jika kita melihat konsep perdagangan (pasar) yang sudah berjalan sebelumnya adalah merupakan konsep perdangangan (pasar)  tradisional  maupun modern. Pasar tradisional adalah pasar yang sering kali kita lihat, terutama yang berlokasi pada pasar-pasar tradisional disetiap daerah (untuk melihat pasar tradisional yaitu , contoh perdangan diwarung-warung ataupun di Pasar Daerah (dikelola oleh Pemerintah  Daerah setempat), dan adalah konsep perdangan modern dimana perdagangan ini sudah dilakukan dengan menggunakan teknologi (seperti : cash register,  labeling produk, penggunaan barcode serta adanya kasir).

FAKTA MENGENAI INTERNET

Internet mulai digunakan di Amerika pada tahun 1969, pada saat itu digunakan untuk kalangan militer/ riset maupun akademis, pada pada eran 1970an Internet sudah tidak lagi untuk kalangan tertentu, melainkan sudah bisa digunakan untuk umum. Sedangkan dari sisi Negara kita (Indonesia), internet mulai masuk tahun 1993-1994, dan pada saat itupun penggunaan teknologi internet di Indonesia tidak seperti sekarang ini dimana masyarakat sudah mempunyai akses internet, dahulu hanya perusahaan-perusahaan yang besar yang sudah mempunyai akses internet (karena biaya pada saat itu masih relative mahal).

Pada talkshow kali inipun saya mencoba menyajikan data-data yang saya dapatkan dari Markplus insight , survey pada tahun 2012 serta data yang saya dapatkan dari APJII (Asosiasi Pengusaha Jasa Internet Indonesia) .

Survey Markplus Insight 2012

Survey Markplus Insight 2012

Pada grafik yang saya ambil dari Markplus insight terlihat bahwa populasi penggunaan internet mulai dari tahun 2010 sampai dengan tahun 2012 mengalami peningkatan, dimana pada tahun 2012, penduduk Indonesia yang menggunakan internet sekitar 123 juta penduduk, sedangkan jika dilihat dari  rata-rata , orang yang menggunakan / mengakses internet lebih dari 3 jam ada sekitar 24.2 % pada tahun 2012, artinya ada sekitar 29 juta penduduk (umumnya kalau saya memperhatikan banyak penduduk Indonesia yang menggunakan social media (seperti : Facebook, twitter serta rubric berita dan informasi).

Data pengguna Internet Indonesia - Sumber APJII

Data pengguna Internet Indonesia – Sumber APJII

Sedangkan jika kita melihat faktar dari grafik yang dibuat oleh APJII, terlihat bahwa pengguna internet di Indonesia pada tahun 2013 berkisar 90 jutaan sedangkan pada tahun 2014 berkisar 110 jutaan, coba jika bandingkan dengan populasi penduduk Indoesia saat ini sekitar 240 – 250 juta penduduk, artinya hampir sepertiga lebih penduduk Indonesia menggunakan internet  (baik yang melalui Notebook/ PC  maupun gadget : tablet, Handphone, dll).

APA YANG BISA KITA AMBIL  DARI GRAFIK DIATAS ?

Jika kita melihat sebagai pelaku Bisnis, baik untuk pelaku Bisnis lama (yang sudah menjalankan bisnisnya dengan menggunakan konsep tradisional maupun modern) maupun bagi calon pelaku Bisnis, informasi yang dihasilkan tadi adalah informasi yang sangat bermanfaat bagi kita (bukan hanya sebuah grafik), artinya jika kita perusahaan lama, nantinya pasar yang akan kita masuki nanti (pasar dengan menggunakan teknologi Internet):

  1.  bisa meningkatkan revenue serta memperkuat branding dari perusahaan tersebut, sedangkan untuk calon pelaku Bisnis baru, informasi tersebut merupakan informasi yang sangat bermanfaat untuk memulai Bisnis di internet,artinya data 123 juta penduduk merupakan potensi prospek yang bisa kita jual.
  2. Kita haruslah merubah Bisnis kita melalui internet, yaitu menjadi pelaku usaha di dunia internet.

Kenapa kita harus kesana ? , ingat bahwa perdagangan adalah tulang punggung dari suatu Bisnis, tanpa adanya perdagangan , maka kita tidak akan bisa mendapatkan revenue (profitibalitas). Saya sering sekali mendengar dan sering saya dengungkan ke rekan-rekan lainnya “bahwa orang yang menguasai dunia , adalah orang yang menguasai informasi”, beberapa contoh Negara yang menjalankan pengelolaan kenegaraanya dengan menggunakan teknologi IT yaitu singapura, dimana Negara Singapura adalah Negara yang sangat maju pesat, walaupun mereka jika kita melihatnya tidak mempunyai  sumberdaya alam yang mencukupi , seperti layaknya Negara kita tercinta – Indonesia (dibekali dengan sumber daya alam yang berlimpah), tetapi pemanfaatan informasi yang masih kurang /minim berdampak kepada  kemajuan bangsa kita.

MENJADI PELAKU USAHA DI DUNIA INTERNET ?

Untuk menjadi pelaku usaha di dunia internet, dibagi menjadi 3 :

  1. Penjual , yaitu orang / organisasi yang menjual produknya (barang, jasa ataupun informasi) kepada pembeli
  2. Pembeli, yaitu orang/ organisasi yang melakukan pembelian (mulai dari pencarian sampai dengan pembelian) melalui internet
  3. Perantara (Intermediary), yaitu orang/ organisasi yang melakukan perantara Bisnis, perantara yang saya maksud kita tidak lah harus membuat produknya sendiri, tetapi bisa kita mendapatkan produknya dari orang lain (Supplier/ vendor) , setelah itu kita tahu pasar (marketnya) dan kita lakukan penjualan. Atau ada juga perantara yang saya maksudkan adalah kita menyediakan sistem untuk bertemunya antara pembeli dan penjual (seperti : tokobagus.com, berniaga.com)

APA YANG DIMAKSUD DENGAN E-COMMERCE ?

Orang sering sekali menyebutkan atau sering kita mendengar dengan istilah E-commerce, pertanyaannya adalah apa yang dimaksud dengan e-commerce ? , berikut penjelasannya

E-commerce adalah konsep bertemunya antara penjual dan pembeli yang melakukan transaksi ( produk, jasa, informasi) dengan menggunakan media Internet .

Artinya , Bisnis apapun yang kita lakukan selama menggunakan media internet, masih termasu dalam kategori e-commerce. Secara umum Bisnis e-commerce dibagi menjadi 4 :

  1. B2B (Business to Business), yaitu konsep perdagangan yang dilakukan antara organisasi/ kelompok yang mempunyai Produk (barang, jasa , informas) kepada  organisasi/ kelompok usaha lainnya
  2. B2C (Business to Consumer), yaitu konsep erdagangan yang dilakukan antara organisasi/ kelompok yang mempuyai produk (barang, jasa, informasi) kepada pengguna akhir
  3. C2B (Consumer to Business), yaitu konsep perdagangan antara perorangan (yang mempunyai produk (barang, jasa, informasi) kepada perusahaan
  4. C2C (Consumer to consumer), yaitu konsep perdaganan antara perorangan dengan perorangan.

Selain dari ke -4 pengelompokan Bisnis e-commerce adalagi pengembangan konsep perdangan B2E (Business to employee) , B2B2C, C2G (Consumer to Governance).

MANFAAT E-COMMERCE ?

Saya mencoba manfaat e-comeerce dari 3 aspek  manfaat e-commerce

  1. Manfaat bagi perusahaan
  2. Manfaat bagi konsumen
  3. Manfaat bagi masyarakat umum

, Berikut beberapa manfaat penggunaan e-commerce yang banyak terjadi :

a.       Manfaat Bagi perusahaan :

  1. Jangkauan global, artinya yang sebelumnya produk kita hanya bisa dikenal (dijual dalam satu daerah saja/ kota), tetap dengan adanya e-commerce bisa bersifat global (kalau dalam istilah marketing  “ Produk Local, Market Global”.
  2. Pengurangan biaya operasional, artinya yang sebelumnya kita masih menggunakan tenaga kerja ataupun pembayaran listrik untuk suatu tempat , kita  sudah tidak perlu lagi hal terssebut.
  3. Penambahan jam Buka (24/7/365), artinya jika yang sebelumnya, kita punya warung,/ toko  tradisional , kita masih selalu dibatas oleh waktu (warung tutup), bisa disebabkan karena kendala sistem yang ada/ non sistem), misalkan penjaga toko sakit, sehingga toko tersebut  harus menutup warungya, tetapi dengan adanya hal ini, toko yang kita buka bisa berlangsung tanpa dibatasi oleh waktu.
  4. Model Bisnis baru, artinya dulu nya kita masih meggunakan pola konvensional/ tradisional, tetapi dengan adanya ini menambah added value dari perusahaan kita (sebanding dengan perusahann yang sudah diinvestasikan)
  5. Kecepatan time to market, artinya kecepatan kita untuk mendapatkan informasi bisa lebih cepat , dan tidak tergaung oleh orang tersebut.
  6. Biaya komunikais / koordinasi lebih rendah, artinya dengan adanya hal ini, kita menggunakan teknologi messenger (seperti : YM, What’s up, BBM) , kita tidak perlu mengeluarkan  uang untuk telponan
  7. Efisiensi  pengadaan, artinya dengan adanya efiensi yang ada, kita tidak perlu melakukan inventory  (menyetok barang dalam suatu tempat). Dengan kata lain bahwa kita akan membeli sesuai dengan yang dibutuhkan saja
  8. Informasi yang up to date.

b.      Manfaat bagi Konsumen

  1. Dimana saja dan Kapan saja, artinya kita bisa melakukan transaksi dimana saja dan kapan saja tergantung dengan kebutuhan ,ini bisa dibedakan sekali dengan konsep erdagangan tradisional/ konvensional ,dimana kita harus datang ke suatu tempat untuk melakukan transaksi
  2. Lebih banyak pilihan produk, artinya kita bisa melakukan pemilihan produk yang ada di internet dengan mudah, ini bisa dibedakan sekali denan konsep perdangan tradisional, dimana produk yang akan kita beli, biasanya kita melakukan pencarian (biasanya dari yellow pages) atau dari mulut-ke-mulut
  3. Pengiriman / penyampaian segera, artinya informasi yang muncul bisa langsung segera kita terima

c.       Manfaat bagi masyarakat :

  1. Memungkinkan masyarat kita menjadi masyarakat telecommuting, artinya untuk setiap kegiatan yang lakukan bisa kita lakukan melalui internet
  2. Kemudahan mendapatkan layanan umum, artinya jika dulu untuk mendapatkan layanan umuma

APA TANTANGAN E-COMMERCE ?

  1. Faktor keamaman dalam bertransaksi di internet
  2. Kepercayaan dan resiko, artinya dalam melakukan Bisnis diinternet faktor kepercayaan merupakan faktor yang penting, karena kembali lagi kepada definisi e-commerce, artinya secara umum orang tidak mau mengeluarkan uangnya untuk orang yang  kita belum kenal, sehingga dari sisi kita selaku pemain Bisnis iinternet, haruslah  kita membuat orang-orang  percaya akan kita (untuk detailnya bagaimana membuat orang percaya akan produk kita) melalui internet , nanti akan ditulis secara terpisah dengan artile ini
  3. Sumber daya manusia,  terutama dalam SDM yang dibekali dengan pemahaman serta konsep mengenai e-commerce (perdagangan internet), sehingga mereka memahami mengenai cara kerjanya yang memang berbeda dengan konsep perdagangan tradisional.
  4. Penipuan, resiko inipun banyak juga terjadi dalam Bisnis perdagangan di internet, terutama dalam hal pembelian dimana pembeli sudah melakukan transfer uang, tetapi barang yang dibeli tidak kunjung datang atau ada juga barang yang dibeli berbeda/ tidak sesuai dengan yang dilihat di media perdagangan online.

DARI MANA KITA BISA MENDAPATKAN UANG DIINTERNET

Ada beberapa model pendapatan (revenue) dari konsep perdagangan di internet, saya coba menjelaskan beberapa yang paling banyak digunakan untuk mendapatkan revenue tersebut :

  1. Dari Penjualan, model pendapatan ini biasanya dilakukan oleh pelaku Bisnis perdagangan internet dengan cara menjual produk (barang, jasa maupun informasi). Dalam hal penjualan produk tersebut, pelaku Bisnis internet tidak perlu harus bisa membuat produknya, umumnya pelaku Bisnis internet harus mengetahui dulu siapa pembuat produk (Supplier/ vendor) yang bisa memberikan harga terbaik serta penjual mengetahui  market (pasar/ pembeli), beberapa contoh yang website yang melakukan hal ini adalah seperti : www.tempatsouvenir.com (website yang menyediakan informasi mengenai perlengkapan souvnenir) ataupun  website yang melakukan penjualan baju muslim, baju batik, sepatu, dll
  2. Dari komisi transaksi, model pendapatan ini biasanya dilakukan dengan menerapkan komisi kepada penjual produk (barang, jasa, informasi), sebagai contoh website : www.agoda.com (website yang menyediakan fasilitas pemesanan hotel  diseluruh dunia, mereka bekerjasama dengan beberapa penyedia hotel untuk memberikan harga terbaik kepada konsumen
  3. Dari  iuran anggota (subscription), model pendapatan ini biasanya dilakukan dengan menerapkan user diminta untuk melakukan biaya iuran (umumnya tahunan), umumnya iuran ini digunakan agar user mendapatkan produk (umumnya informasi berita) dari pihak penyedia informasi (penjual). Sebagai contoh adalah website http://www.asianbrain.com/letter.html
  4. Dari Iklan, model pendapatan ini yang paling banyak digunakan oleh penyedia website, sering kali jika kita berkunjung ke suatu website, akan ada beberapa Iklan (baik dalam bentuk gambar .jpg,  maupun animasi Iklan (flash/ .gif).  seperti pada website : www.agenbiroiklan.com
  5. Dari Sumber pendapatan lainnya, model Bisnis ini biasanya mengkombinasikan dari ke empat jenis yang sudah ada, umumnya pelaku Bisnis ini (khususnya  penyedia website/ penjual) membuat sesuatu yang unik (berbeda) dengan konsep-konsep sebelumnya.

Berikut saya berikan beberapa contoh dari lengkap dari beberapa penyedia website yang mendapatkan model pendapatan dari yang pernah saya terangkan sebelumnya.

Contoh model pendapatan yang telah dilakukan website terkemuka

Contoh model pendapatan yang telah dilakukan website terkemuka

Contoh model pendapatan yang telah dilakukan website terkemuka

Contoh model pendapatan yang telah dilakukan website terkemuka

Demikian isi dari materi talkshow mengenai “Revolusi perdangangan dengan Teknologi IT” yang sudah disiarkan pada hari Rabu (9 Oktober 2013) , pada radio Heartline FM 100.6 Mhz, semoga bisa bermanfaat.Pada talkshow berikutnya saya kan menyampaikan sambungan dengan topic ini, dimana nantinya kita berbicara mengenai :

  1. Faktor-faktor biaya bagi penjual & pembeli
  2. Intermediary (fungsi perantara)
  3. Teknologi online transaction
  4. Keamanan & cybercrime dalam e-commerce

Selamat berkarya….


Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: