:. Bambang Suhartono' Blog .:

Home » Kategori Pilihan » Kesehatan » Penyakit Syaraf dikepala dan penyakit Parkinson

Penyakit Syaraf dikepala dan penyakit Parkinson

syaraf otak mri bambang suhartonoBermula dari keprihatinan saya terhadap penyakit yang diderita oleh orang tua Kami selama dirawat dirumah sakit dan banyak berdiskusi dengan dokter spesialis syaraf di RS AlQodr Karawaci Tangerang (11 – 14 Agustus 2013), untuk itu saya coba berbagi betapa bahayanya penyakit yang menyerang daerah syaraf dikepala. Orang tua kami yang memang sudah dibilang cukup lanjut usia (71 thn) sering mengeluh dikepalanya , terutama pusing yang  berkelanjutan dan akut (sebelumnya pernah dirawat di RS Sari Asih Tangerang , sekitar bulan April 2013), pusingnya pun sering membuat orang tua kami merintih kesakitan selama dirumah.  Selama ini memang kita melakukan pengobatan baik Medis terutama ke spesialis penyakit dalam dan dokter umum, karena memang orang tua Kami ada beberapa penyakit (seperti diabtes, darah tinggi, asam urat),  Sekitar 1 minggu sebelumnya kita coba melakukan test laboratorium , ternyata hasilnya adalah gula darah normal, tensi darah normal tetapi asam urat yang tinggi (lebih dari batas normal), obat-obatan pun sering kita berikan terutama untuk beberapa penyakit diatas, termasuk keluhan pusing, tetapi obat-obatan yang sudah diberikan tak mampu memberikan kesembuhan dikepala orang tua Kami yang selalu merintih kesakitan. Begitupula pengobatan non medis (air doa ), ataupun pengobatan herbal,   tetapi belum banyak memberikan perubahan yang berarti.

Akhirnya pada hari Minggu siang (sekitar jam 11.30) kita bawa orang tua ke RS Al Qodr, dan langsung ditangani, Alhamdulillah spesialias Neuorlogi (ahli syaraf) pada saat itu sekitar jam 15.30 datang untuk mengecek langsung orang tua Kami, setelah dicek dilakukan beberapa tindakan oleh spesialisi syaraf tersebut berupa suntikan di punggug 6x dan 2, masing-masing dengkul. Setelah selesai  disuntik orang tua kami diminta oleh dokter untuk menggerakan kedua tangan dan dipertemukan kedepan perut mulai dari lambat sampai dengan gerakan yang cepat, setelah itu pihak dokter tersebut memberikan instruksi  kepada orang tua kami untuk berdiri sendiri, dan dari belakang dokter spesialis tersebut menarik orang tua kami  dari belakang . Saya bersama istri dan anak-anak saya yang menemani orang tua kami merasa bingung, maksud dari dokter tersebut apa ? , setelah selesai saya dan istri berdiskusi dengan dokter spesialis  syaraf tersebut, hasil analisa sementara orang tua Kami terkena adanya syaraf dan peredaran darah dikepala yang tidak lancar serta  adanya penyakit PARKINSON level rendah (karena memang orang tua kami untuk tangan sebelah kanan selalu bergerak sendiri secara perlahan-lahan), Kamipun kaget semua, karena selama ini yang saya tahu penyakit  PARKINSON itu menyerang dikepala terutama oleh sesuatu benturan-benturan yang berat, seperti yang terjadi pada Petinju terkenal MUHAMAD ALI. Lalu saya coba penasaran mencari tahu informasi penyakit PARKINSON tersebut.  Selama 2 hari orang tua kami masih merasa pusing (walaupun tidak separah sebelumnya, sebelum dibawa ke RS), walaupun dokter sudah memberikan obat-obatan, sampai akhirnya dokter memutuskan dihari selasa untuk dilakukan pemeriksaan MRI (Magnetic Resonance Imaging), yaitu merupakan suatu alat diagnostik mutakhir untuk memeriksa dan mendeteksi tubuh anda dengan menggunakan medan magnet yang besar dan gelombang frekuensi radio, tanpa operasi, penggunaan sinar X, ataupun bahan radioaktif. Hasil dari pemeriksaan MRI dari orang tua Kami setelah dibaca oleh Dokter spesialis adalah syaraf dikepala orang tua Kami ada yang sudah tidak berfungsi dan ada juga syaraf yang tidur. Lalu istri saya bertanya kenapa ada syaraf yang tidak berfungsi, jawabannya karena kemungkin dari faktor orang tua kami yang banyak mengkonsumsi obat-obatan dimana kemungkinan pengobatan yang tidak tuntas (lalu kita coba analisa menurut Kami atas pernyataan dokter tersebut) ada benarnya, karena memang orang tua kami selalu berobat ke Dokter terkadang suka berganti-ganti dokter dan mungkin saja ini bisa terjadi (karena orang tua kami hampir setiap hari sudah ketergantungan obat-obatan dokter), dan menurut dokter syaraf yang tidak berfungsi tidak bisa disembuhkan tetapi syaraf yang tidur bisa disembuhkan, tetapi memang bisa memakan waktu yang cukup lama 2-3 bulan, dengan cara berobat rutin hampir setiap minggu.

Oleh karena itu saya ingin berbagi melalui tulisan ini khususnya bagi saya sendiri dan keluarga, agar penyakit yang berada dikepala sangatlah berbahaya Karena terkait dengan kontrol syaraf pusat. Sehingga menjadi perhatian bagi kita semua dan benar-benar menjaga tubuh kita dari segalah penyakit khususnya yang menyerang kepala / syaraf kepala.

APA ITU PENYAKIT PARKINSON ?

Penyakit Parkinson (bahasa Inggris: paralysis agitans, Parkinson disease) adalah penyakit degeneratif syaraf yang pertama ditemukan pada tahun 1817 (An Essay on the Shaking Palsy) oleh Dr. James Parkinson. dengan adanya tremor pada saat beristirahat, kesulitan untuk memulai pergerakan dan kekakuan otot. Parkinson menyerang sekitar 1 di antara 250 orang yang berusia di atas 40 tahun dan sekitar 1 dari 100 orang yang berusia di atas 65 tahun.

Jauh di dalam otak ada sebuah daerah yang disebut ganglia basalis. Jika otak memerintahkan suatu aktivitas (misalnya mengangkat lengan), maka sel-sel saraf di dalam ganglia basalis akan membantu menghaluskan gerakan tersebut dan mengatur perubahan sikap tubuh. Ganglia basalis mengolah sinyal dan mengantarkan pesan ke talamus, yang akan menyampaikan informasi yang telah diolah kembali ke korteks otak besar.

Keseluruhan sinyal tersebut diantarkan oleh bahan kimia neurotransmiter sebagai impuls listrik di sepanjang jalur saraf dan di antara saraf-saraf. Neurotransmiter yang utama pada ganglia basalis adalah dopamin.

Pada penyakit Parkinson, sel-sel saraf pada ganglia basalis mengalami kemunduran sehingga pembentukan dopamin berkurang dan hubungan dengan sel saraf dan otot lainnya juga lebih sedikit. Penyebab dari kemunduran sel saraf dan berkurangnya dopamin terkadang tidak diketahui. Penyakit ini cenderung diturunkan, walau terkadang faktor genetik tidak memegang peran utama.

Kadang penyebabnya diketahui. Pada beberapa kasus, Parkinson merupakan komplikasi yang sangat lanjut dari ensefalitis karena virus (suatu infeksi yang menyebabkan peradangan otak). Kasus lainnya terjadi jika penyakit degeneratif lainnya, obat-obatan atau racun memengaruhi atau menghalangi kerja dopamin di dalam otak. Misalnya obat anti psikosa yang digunakan untuk mengobati paranoia berat dan skizofrenia menghambat kerja dopamin pada sel saraf.

BAGAIMANA MENDIAGNOSIS PARKINSON ?

  • Penyakit Parkinson dimulai secara samar-samar dan berkembang secara perlahan.
  • Pada banyak penderita, pada mulanya Parkinson muncul sebagai tremor (gemetar) tangan ketika sedang beristirahat, tremor akan berkurang jika tangan digerakkan secara sengaja dan menghilang selama tidur. Stres emosional atau kelelahan bisa memperberat tremor. Pada awalnya tremor terjadi pada satu tangan, akhirnya akan mengenai tangan lainnya, lengan dan tungkai. Tremor juga akan mengenai rahang, lidah, kening dan kelopak mata.
  • Pada sepertiga penderita, tremor bukan merupakan gejala awal; pada penderita lainnya tremor semakin berkurang sejalan dengan berkembangnya penyakit dan sisanya tidak pernah mengalami tremor.
  • Penderita mengalami kesulitan dalam memulai suatu pergerakan dan terjadi kekakuan otot. Jika lengan bawah ditekuk ke belakang atau diluruskan oleh orang lain, maka gerakannya terasa kaku. Kekakuan dan imobilitas bisa menyebabkan sakit otot dan kelelahan. Kekakuan dan kesulitan dalam memulai suatu pergerakan bisa menyebabkan berbagai kesulitan. Otot-otot kecil di tangan seringkali mengalami gangguan, sehingga pekerjaan sehari -hari (misalnya mengancingkan baju, menulis dan mengikat tali sepatu) semakin sulit dilakukan.
  • Penderita mengalami kesulitan dalam melangkah dan seringkali berjalan tertatih-tatih dimana lengannya tidak berayun sesuai dengan langkahnya. Jika penderita sudah mulai berjalan, mereka mengalami kesulitan untuk berhenti atau berbalik. Langkahnya bertambah cepat sehingga mendorong mereka untuk berlari kecil supaya tidak terjatuh. Sikap tubuhnya menjadi bungkuk dan sulit mempertahankan keseimbangan sehingga cenderung jatuh ke depan atau ke belakang.
  • Wajah penderita menjadi kurang ekspresif karena otot-otot wajah untuk membentuk ekspresi tidak bergerak. Kadang berkurangnya ekspresi wajah ini disalah artikan sebagai depresi, walaupun memang banyak penderita Parkinson yang akhirnya mengalami depresi. Pandangan tampak kosong dengan mulut terbuka dan matanya jarang mengedip. Penderita seringkali ileran atau tersedak karena kekakuan pada otot wajah dan tenggorokan menyebabkan kesulitan menelan. Penderita berbicara sangat pelan dan tanpa aksen (monoton) dan menjadi gagap karena mengalami kesulitan dalam mengartikulasikan fikirannya. Sebagian besar penderita memiliki intelektual yang normal, tetapi ada juga yang menjadi pikun.

BAGAIMAN A PENGOBATAN PENYAKIT PARKINSON ?

Menyusul ditemukannya kinom pada manusia, kinase protein telah menjadi prioritas terpenting kedua pada upaya penyembuhan, oleh karena dapat dimodulasi oleh molekul ligan kecil. Peran kinase pada lintasan molekular neuron terus dipelajari, namun beberapa lintasan utama telah ditemukan. Sebuah protein kinase, CK1 dan CK2, ditemukan memiliki peran yang selama ini belum diketahui, pada patologi molekular dari beberapa kelainan neurogeneratif, seperti Alzheimer, penyakit Parkinson dan sklerosis lateral amiotrofik. Pencarian senyawa organik penghambat yang spesifik bekerja pada kedua enzim ini, sekarang telah menjadi tantangan dalam perawatan penyakit tersebut di atas.[1]

Penyakit Parkinson bisa diobati dengan berbagai obat, seperti levodopa, bromokriptin, pergolid, selegilin, antikolinergik (benztropin atau triheksifenidil), antihistamin, anti depresi, propanolol dan amantadin. Tidak satupun dari obat-obat tersebut yang menyembuhkan penyakit atau menghentikan perkembangannya, tetapi obat-obat tersebut menyebabkan penderita lebih mudah melakukan suatu gerakan dan memperpanjang harapan hidup penderita.

Di dalam otak levodopa diubah menjadi dopamin. Obat ini mengurangi tremor dan kekakuan otot dan memperbaiki gerakan. Penderita Parkinson ringan bisa kembali menjalani aktivitasnya secara normal dan penderita yang sebelumnya terbaring di tempat tidur menjadi kembali mandiri.

Pengobatan dasar untuk Parkinson adalah levodopa-karbidopa. Penambahan karbidopa dimaksudkan untuk meningkatkan efektivitas levodopa di dalam otak dan untuk mengurangi efek levodopa yang tidak diinginkan di luar otak. Mengkonsumsi levodopa selama bertahun-tahun bisa menyebabkan timbulnya gerakan lidah dan bibir yang tidak dikehendakik, wajah menyeringai, kepala mengangguk-angguk dan lengan serta tungkai berputar-putar. Beberapa ahli percaya bahwa menambahkan atau mengganti levodopa dengan bromokriptin selama tahun-tahun pertama pengobatan bisa menunda munculnya gerakan-gerakan yang tidak dikehendaki.

Sel-sel saraf penghasil dopamin dari jaringan janin manusia yang dicangkokkan ke dalam otak penderita Parkinson bisa memperbaiki kelainan kimia tetapi belum cukup data mengenai tindakan ini.

Untuk mempertahankan mobilitasnya, penderita dianjurkan untuk tetap melakukan kegiatan sehari-harinya sebanyak mungkin dan mengikuti program latihan secara rutin. Terapi fisik dan pemakaian alat bantu mekanik (misalnya kursi roda) bisa membantu penderita tetap mandiri.

Makanan kaya serat bisa membantu mengatasi sembelit akibat kurangnya aktivitas, dehidrasi dan beberapa obat. Makanan tambahan dan pelunak tinja bisa membantu memperlancar buang air besar. Pemberian makanan harus benar-benar diperhatikan karena kekakuan otot bisa menyebabkan penderita mengalami kesulitan menelan sehingga bisa mengalami kekurangan gizi (malnutrisi).

Semoga dengan artikel ini bisa bermanfaat bagi kita semua, terutama dalam hal menjaga kesehatan di syaraf kepala.

REFERENSI :

http://ipinfisikaui08.blogspot.com/2011/05/magnetic-resonance-imaging-mri.html

http://id.wikipedia.org/wiki/Penyakit_Parkinson


Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: