:. Bambang Suhartono' Blog .:

Home » Kategori Pilihan » Manajemen » Hati-hati, pernyataan Anda di Social Media = Track Record Karir Anda

Hati-hati, pernyataan Anda di Social Media = Track Record Karir Anda

ungkapanBermula dari diskusi siang tadi (pada saat perkuliahan) ada beberapa kalimat yang menarik yang bisa saya sharing terutama kaitannya statement-2 (ucapan/ pernyataan dari social media yang kita sampaikan) dengan bagaimana perusahaan  mencari  calon / kandidat karyawannya, dimana calon/ kandidat karyawan bisa dilihat profilenya melalui statement-2 yang telah di posting oleh mereka.

Nah terutama bagi rekan-rekan yang suka melakukan aktivitas pada berbagai social media (Facebook, twitter, linked.in, ataupun lainnya), mulai sekarang harus lah berhati-hati dalam menyampaikan isi hati, kenapa ? karena jika rekan-rekan yang masih ingin bekerja dengan orang lain (perusahaan) karena ini akan berdampak kepada karir Anda ? apa hubungannya  yah ? karena jika dilihat tidak nyambung antara rekan-rekan yang ingin berkarir diperusahaan dengan pernyataan/ ucapan-ucapan yang kita sampaikan di social media.

Ternyata setelah saya mendengarkan dan saya coba berdiskusi dengan beberapa rekan saya baik dari Konsultan pencari tenaga kerja, ataupun teman yang memang berkecimpung di dunia HRD, social media merupakan salah satu alat untuk melakukan profiling terhadap calon kandidat (selain dari psikotest dan wawancara), kalau menurut saya , ini disebabkan karena pengaruh terknologi dan trend gaya hidup hampir kebanyakan orang Indonesia yang suka mengungkapkan dalam social media, dan menurut Pihak HRD ataupun Konsultan  ternyata sangat besar pengaruhnya, kenapa ? karena dengan ucapan-ucapan yang ada social media yang kita lontarkan bisa menjadikan :

1. Cerminan diri kita/ profiling, apakah diri kita termasuk orang yang emosional, orang yang bijak, orang yang suka melakukan explorasi (suka akan hal-hal baru), orang yang suka berbagi
2. Sebagai bahan untuk perusahaan  melakukan cross cek, terutama konsistensi , kejujuran kita , ini bisa dilihat dari pernyataan yang pernah disampaikan apakah sesuai dengan yang ditanyakan dengan pertanyaan

Oleh karena itu, mulai dari sekarang untuk rekan-rekan yang suka mengungkapkan isi hatinya kedalam social media silahkan saja (kalau kata orang boleh lah LEBAY he.he.he.), tapi yang perlu diingat adalah tolong jaga ucapan-ucapan Anda, jangan pernah mengeluarkan statement yang kasar, menyudutkan orang, apalagi sampai dengan sumpah serapah, karena ini akan menjadikan track record dalam perjalanan hidup dan  karir Anda, sekaligus berbagi pengalaman saja, sekitar 6 bulan yang lalu saya dipanggil untuk dapat mengikuti test pada suatu perusahaan, lalu saya tanya pihak Konsultan pencari tenaga kerja tersebut, dari mana Mereka mendapatkan profile saya (CV), padahal saya tidak pernah menulis lamaran, lalu Mereka menjawab dari profile saya yang ada di beberapa social media (saya ngak usah sebutin yah he.he.he.).

Semoga dengan sharing beberapa paragraf ini, bisa menjadikan renungan dan mungkin bisa melakukan perubahan dalam gaya ucapan dalam social media


Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: