:. Bambang Suhartono' Blog .:

Home » Kategori Pilihan » SIRTII (Security Incident Respone Team on Internet Infrastructure) » ‘Pesan Sampah’ di Indonesia Masih Bertebaran

‘Pesan Sampah’ di Indonesia Masih Bertebaran

Spam alias pesan sampah yang wara-wiri di ranah internet Indonesia sepertinya masih jauh dari kata steril. Menurut laporan terakhir Symantec, rasio spam di Indonesia dalam trafik email telah mencapai angka 71,9% pada bulan Agustus 2012.
Jumlah ini naik 5,3 persen dibanding bulan sebelumnya, atau berada di angka 66,6%. Sedangkan rasio spam global dalam trafik email meningkat sebesar 4,7%, menjadi 72,3% (alias 1 dalam 1,38 email).

Adapun untuk rasio global virus yang berasal dari email di trafik email adalah 1 dalam 233,1 email (0,4%) di bulan Agustus. Catatan ini menurun sebesar 0,14 persen poin sejak bulan Juli.

Tidak jauh berbeda, rasio virus yang berasal dari email di trafik email di Indonesia juga menurun menjadi 1 dalam 609,0 email di bulan Agustus, dibandingkan dengan 1 dalam 862,0 email di bulan Juli 2012.

Data yang dikompilasi dalam Symantec Intelligence Report itu juga mengungkap, penyebarluasan informasi rahasia secara sengaja atau tidak sengaja merupakan masalah serius bagi banyak organisasi/perusahaan.

Pemaparan data pelanggan dapat menyebabkan kerugian yang signifikan yaitu kepercayaan diri pengguna dalam organisasi tersebut. Lebih buruk lagi, sebuah organisasi/perusahaan dapat berada dalam posisi pelanggaran hukum privasi atau pada akhirnya menerima gugatan yang diajukan oleh penggunanya.

Laporan ini juga menyoroti penyebab paling umum dari pelanggaran data. Hacker bertanggung jawab untuk sebagian besar pencurian identitas di tahun 2012, dengan total lebih dari 88%.

Hal menarik lainnya yang perlu digarisbawahi adalah sejumlah yang sama dari pelanggaran individu masih disebabkan oleh pencurian, kehilangan, atau tersebar ke publik secara tidak sengaja.

Secara vertikal, Symantec Intelligence Report mengungkapkan bahwa industri ritel merupakan sektor yang identitasnya paling banyak diekspos sementara layanan kesehatan memiliki angka tertinggi pelanggaran di tahun 2012.

Referensi :

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: