:. Bambang Suhartono' Blog .:

Home » Kategori Pilihan » General » Instragram : Media untuk berbagi hasil fotografi

Instragram : Media untuk berbagi hasil fotografi

Seringkali kita punya hasil foto-2/ jepretan kita yang terkadang ingin kita publikasikan, sehingga orang lain bisa melihat, banyak media sosial yg menyediakan sharing foto, tetapi terkadang  seringkali hasil loutputnya terkompress sendiri, sesuai dgn aturan mereka. Saat ini media sosial yg bisa memberikan fasilitas sharing khusus foto-foto, namanya adalah Instagram, untuk itu saya coba kupas mengenai Instagram sendiri, semoga bisa menjadi inspirasi kita :

Instagram aplikasi free dari iTunes dengan fungsi utama sebagai tempat untuk upload foto-foto. Instagram ini telah dibuat oleh Kevin Systrom dan Mike Krieger yang tergabung dalam perusahaan yang telah mereka kembangkan sendiri yaitu, Burbn, Inc. Tidak hanya sebagai tempat upload foto, aplikasi instagram ini juga untuk editing hasil foto. Dengan memiliki 16 efek editing foto. Foto-foto tersebut juga dapat di upload melalui social media lainya, seperti Facebook, Twitter, Foursquare, Flickr dan lain-lain.

Di instagram sendiri ada beberapa fitur yang hampir sama dengan aplikasi Twitter dan Facebook pada umumnya. Seperti Followers, Mention, Hastag/label, comment, love (like), dll. Mari kita bahas…

Fitur:

1. Follow. Hampir mirip dengan social media yang lain, kita bisa following dan punya follower di akun instagram kita. Tujuannya membangun komunikasi antar pengguna dan semakin banyak follower kita semakin banyak juga kemungkinan hasil karya kita disenangi pengguna lainnya. Selain itu juga, semakin banyak foto kita disenangi nantinya foto tersebut akan mendaji foto popular di para pengguna instagram. Untuk mecari teman, kita juga bisa singkronisasi dengan Twitter dan Facebook.

2. Effect. Instagram memiliki 16 efek foto. X-Pro II,  Lomo-fi, Earlybird, Sutro, Toaster, Brannan, Inkwell, Walden, Hefe, Nashville, 1977, Lord Kelvin, Valencia, Amaro, Rise, dan Hudson. Ada juga terdapat pengaplikasian bingkai dan bokeh (blur). Dalam penggunaannya aplikasi Tilt-Shift/bokeh(blur) memiliki 2 bentuk, yaitu persegi panjang dan juga bulat.

3. Judul Foto. Setelah diediting masuk ke halaman penamaan hasil karya. Pengguna instagram bisa memasukkan judul untuk menamai foto tersebut sesuai dengan apa yang ada dipikiran para pengguna. Selain itu, pengguna bisa memilih apakah fotonya diunggah ke dalam Instagram sendiri ataupun ke jejaringan sosial lainnya.

4. Arroba/Mention(@). Seperti Twitter dan juga Facebook, Instagram juga memiliki fitur yang dimana para penggunanya dapat menyinggung pengguna lain yang juga. Fitur ini bertujuan untuk memudahkan sharing foto ke akun diluar instagram dan memudahkan kita dalam berbagi komentar.

5. Label Foto/Hastag. Ini yang banyak salah pengertian, ketika kita sharing dan hanya terlihat URL foto dan tumpukan hastag di akun Twitter follower kita. Label Foto/Hastag adalah sebuah kode yang memudahkan para pengguna untuk mencari foto tersebut dengan menggunakan “kata kunci”. Dengan demikian bila para pengguna memberikan label pada sebuah foto, maka foto tersebut dapat lebih mudah untuk ditemukan. Biasanya Label Foto/Hastag bertulisakan tema yang bersangkutan dengan foto itu sendiri. Memasukkan namanya sendiri, tempat dimana mengambil foto tersebut, untuk memberitakan sebuah acara, untuk menandakan bahwa foto tersebut mengikuti sebuah lomba, atau menandakan bahwa foto tersebut dihasilkan oleh anggota komunitas instagram. Pada saat ini label adalah cara yang terbaik jika kita hendak mempromosikan foto di dalam instagram. Contoh: #iPhonesia, #iPhoneography, #thisisJapan (projek dimana  label di instagram untuk menarik perhatian masyarakat international dalam membantu bencana alam yang terjadi di Jepang pada awal tahun lalu.), #instagood, #instaplus, #photooftheday #bestoftheday, #indonesia dan masih banyak lagi.

5. Love. Sebuah fitur tanda suka yang dimana fungsinya sama seperti di Facebook, yaitu sebagai penanda bahwa pengguna yang lain menyukai foto yang telah diupload oleh pengguna yang lain. Berdasarkan dengan durasi waktu dan jumlah suka pada sebuah foto di dalam Instagram, hal itulah yang menjadi faktor khusus yang mempengaruhi apakah foto tersebut popular atau tidak.

6. Popular. Apabila foto yang kalian upload bisa masuk ke halaman popular, yang dimana halamn tersebut menjadi sebuah kumpulan dari foto-foto popular dari seluruh dunia pada saat itu. Secara tidak langsung foto kalian tersebut akan menjadi suatu hal yang dikenal oleh masyarakat mancanegara, sehingga jumlah follower juga bisa bertambah lebih banyak. Foto-foto dihalaman popular tersebut tidak akan seterusnya berada di halaman tersebut, melainkan akan diganti oleh foto-foto popular baru lagi yang masuk ke dalam daftar halaman tersebut.

Beberapa penjelasan fitur-fitur dan intergrasi ke social media dari aplikasi instagram ini dalam sharing foto sudah dibahas. Bagaimana aplikasi ini sangat mendukung untuk kita yang suka fotografi dan hobi sharing ke sesama teman ataupun pengguna iDevice lainya. Semoga tulisan ini sedikit mampu menjawab penasaran teman-teman yang sebelumnya bertanya tentang instagram dan cara sharing ke social media (Twitter, Facebook, dll)

Saya hanya berbagi lewat hobi saya. Semoga kedepannya bisa lebih mewarnai TL teman-teman dengan hasil foto yang luar biasa. Salam jepret


Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: