:. Bambang Suhartono' Blog .:

Home » Kategori Pilihan » Manajemen » Mengetahui mengenai Feasibility Study – Study Kelayakan

Mengetahui mengenai Feasibility Study – Study Kelayakan

Seringkali kita mendengar istilah studi kelayakan atau istilah trendnya adalah “Feasibilty Study”/ FS. Dari rekan-rekan mungkin ingin bertanya, seperti apa sih Feasibitly study dan bagaimana kita membuat/ menyusun FS, agar si pembaca bisa mengerti apa yang akan kita ajukan, bicara FS umumnya kita lebih banyak bicara mengenai proyek/ bisnis.

Feasibility Study (FS) adalah sebuah studi yang bertujuan untuk menilai kelayakan implementasi sebuah bisnis, sedangkan aspek-aspek yang dianalisa dalam FS adalah aspek-aspek sebagai berikut:

  1. Financial Benefit, meliputi keuntungan untuk perusahaan tersebut
  2. Macro Economic Benefit
  3. Social Benefit, manfaat yang diterima oleh masyarakat berkaitan dengan proyek tersebut.

Sedangkan faktor-faktor yang mempengaruhi intensitas daripada FS adalah jumlah dana yang diinvestasikan, ketidakpastian pada level bisnis yang bersangkutan dan kompleksitas-kompleksitas yang memengaruhi bisnis tersebut.

Tahapan-tahapan Feasibility Study

  1. Tahap Identifikasi

Penentuan tujuan yang hendak dicapai dalam studi kelayakan

2. Tahap Pra-Seleksi

Tahapan ini meliputi

  • Gambaran pasar secara umum
  • Gambaran singkat tentang proses operasional dan informasi terkait dengan ketersediaan faktor-faktor operasional yang utama.
  • Investasi pada peralatan yang dibutuhkan dan biaya operasi
  • Perkiraan laba yang akan dicapai
  • Antisipasi risiko dan problem utama yang akan dihadapi perusahaan
  • 3. Tahap Analisa

Tahapan ini terdiri dari tiga tahapan yaitu Analisa Pasar, Analisa Tehnikal dan Analisa Keuangan

Analisa Pasar

  • Gambaran singkat tentang pasar.
  • Analisa permintaan pasar saat ini dan masa lalu
  • Analisa suplai pasar saat ini dan masa lalu.
  • Estimasi permintaan yang akan datang terhadap produk
  • Estimasi share daripada project

Analisa Tehnikal

  • Deskripsi singkat mengenai produk
  • Deskripsi pada tahapan manufakturing produk yang bersangkutan
  • Penentuan plant size dan jadwal produksi
  • Pemilihan peralatan dan mesin produksi
  • Identifikasi plant location
  • Layout produksi
  • Studi mengenai ketersediaan raw material dan utilities
  • Estimasi kebutuhan tenaga kerja
  • Penentuan tipe dan kuantitas sisa hasil produksi
  • Estimasi biaya produksi

Analisa Keuangan

  • Pernyataan laporan keuangan yang telah diaudit untuk existing companies
  • Pernyataan total project cost, initial capital requirements, dan cash flows relative to project timetable
  • Proyeksi keuangan untuk beberapa tahun kedepan
  • Supporting projections untuk proyeksi keuangan
  • Analisa laporan keuangan
  • Analisa sensitivitas
  • Tahap Evaluasi dan Penentuan Keputusan

Tahapan ini meliputi Proposal Investasi dan Social Profitability Analysis.

5. Implementasi


Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: