:. Bambang Suhartono' Blog .:

Home » Kategori Pilihan » Manajemen » Mind Mapping : Cara Mudah dalam memahami sesuatu pembelajaran

Mind Mapping : Cara Mudah dalam memahami sesuatu pembelajaran

Pada hari Minggu, 20 May 2012 kebetulan saya diminta oleh Senat STIE-STMIK Insan Pembangunan untuk memoderatori acara seminar dimana salah satu materinya adalah mengenai seminar IT , dengan tema “Cloud Computing”, kebetulan acara tersebut dibawakan langsung oleh Pakar Telematika “Abah” Abimanyu.  2 hari sebelum acara dimulai saya mendapatkan slide presentasi tersebut dari senat Insan Pembangunan, berhubung saya waktu yg  mepet dan adanya tugas-2 perkuliahan di Kampus, maka saya coba membaca slide tersebut. Dan saya teringat dengan buku yg pernah saya beli dr Gramedia 2 thn yg lalu mengenai  metode “Mind Map”. Dari situlah saya coba meringkas slide presentasi Abah “Abimanyu” kedalam 1 lemba dengan menggunakan konsep Mind Map. Tujuan saya membuat Mind Map waktu itu adalah agar  saya bisa memoderatori dengan baik u/ presentasi Abah, sehingga saya bisa mengikuti alur dr materi tersebut dan juga sekaligus mencoba membiasakan alagi u/ menggunakan pikiran saya kedalam konsep visual yaitu “Mind Map”.

Untuk itu pada tulisan ini, saya coba berbagi ke teman-teman, mengenai apa yang dimaksud “Mind Map”, dan apa saja fungsi untuk diri kita.

Mind map pada dasarnya merupakan sebuah cara untuk membantu kita membuat peta jalan secara visual. Visualisasi peta jalan ini diharapkan akan mendorong kita menghasilkan solusi pemecahan masalah dengan lebih optimal ataupun lebih kreatif.

Tony Buzan, pencipta metode mind map ini, terinspirasi oleh komputer di tahun 1971 yang dilengkapi dengan manual pemakaian hingga ribuan lembar. Dia heran, mengapa otak manusia yang jauh lebih hebat tidak disertai manual penggunaan? Maka dia menciptakan alat mind map sebagai cara memaksimalkan kerja otak.

Mind mapping adalah suatu teknik mencatat yang mengembangkan gaya belajar visual. Memadukan dan mengembangkan potensi kerja otak yang terdapat di dalam diri seseorang. Dengan adanya keterlibatan kedua belahan otak maka akan memudahkan seseorang mengatur dan mengingat segala bentuk informasi, baik secara tertulis maupun secara .Adanya kombinasi warna, simbol, bentuk dan sebagainya memudahkan otak dalam menyerap informasi yang diterima. Keutamaan metode ini adalah :
1. Tema utama terdefinisi secara jelas dikarenakan dinyatakan di tengah
2. Level keutamaan informasi terdefinisi secara lebih baik. Informasi yang memiliki kadar kepentingan lebih dekat di letakkan dengan tema utama
3. Hubungan masing – masing informasi secara jelas dapat dikenali
4. Lebih mudah dipahami dan diingat
5. Informasi baru setelahnya dapat digabungkan tanpa merusak keseluruhan struktur mind mapping, sehingga mempermudah proses pengingatan
6.Masing – masing mind mapping sangat unik, sehingga mempermudah proses pengingatan
7. Mempercepat proses pencatatan karena hanya dengan menggunakan kata kunci.
Mind mapping bertujuan membuat materi pelajaran terpola secara visual dan grafis yang akhirnya dapat membantu merekam, memperkuat dan mengingat kembali informasi yang telah dipelajari. Berikut ini disajikan perbedaan antara mind mapping dan catatan tradisional.

Cara membuat mind map sangat gampang :

  1. Mulai dengan topik utama – di tengah
  2. tulis sub-topik penting
  3. tambah dan hubungkan dengan sub-sub-topik
  4. Ulangi langkah 2 dan 3 hingga ‘outline’ lengkap

Sekarang juga sudah banyak software mind mapping. Saya sendiri lebih suka coretan tangan, karena lebih bebas, artistik, dan menghibur (diri sendiri). Hasilnya jelek juga nggak papa, kan mind map ini terutama ditujukan bagi diri sendiri.

Mind Mapping sebenarnya juga bisa digunakan untuk brainstorming, jembatan diskusi, berbagi ide, bahkan mengerjakan proyek bersama. Anda bisa membuat pemecahan bersama-sama rekan dalam tim (semua ngomong, lalu ada yang menulis di selembar kertas besar), juga bisa menggabungkan mind map dari anggota tim (bikin masing-masing lalu digabungkan), bahkan mind map bisa dipakai sebagai slide presentasi tiap anggota untuk berbagi ide kepada orang lain.

 

 


Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: